8 Profesi Paling Dibutuhkan Tahun 2020 versi QS World University Rankings

Kompas.com - 01/01/2020, 15:21 WIB
Ilustrasi komputer mainframe IBMIlustrasi komputer mainframe

KOMPAS.com - QS World University Rankings dan Macquarie University (Sidney, Australia) melakukan riset untuk memetakan beberapa profesi yang paling dibutuhkan di tahun 2020.

Meski kita telah memasuki era digital, ada beberapa pekerjaan atau profesi "tradisional" yang masih sangat dibutuhkan tahun ini. Dirangkum dari Rencanamu.id, berikut 8 profesi yang sangat dibutuhkan untuk tahun 2020 ini;

1. Ahli Keamanan Siber

Dilansir dari laman QS, dengan maraknya kejahatan terjadi di dunia maya, tidak heran kalau bekerja sebagai Cyber Security alias Ahli Keamanan Siber bakal makin dicari di tahun depan.

Bahkan, dalam kurun waktu lima tahun belakangan, di negara Australia, permintaan untuk profesi ini naik hingga 21,4 persen.

Seiring dengan itu, program studi makin diminati adalah yang berkaitan dengan TIK (Teknik Informasi dan Komputer), seperti; Ilmu Komputer, Teknik Komputer (Computer Engineering), Sistem dan Teknologi Informasi, Sistem Informasi (Manajemen Informatika), atau Teknik Informatika.

Baca juga: Jurusan Desain Komunikasi Visual, Ini Penjelasan dan Prospek Karier

2. Spesialis Teknik Telekomunikasi

Perkembangan teknologi di bidang telekomunikasi yang berkembang juga menyebabkan permintaan untuk spesialis di bidang ini meningkat sebesar lebih dari 22 persen.

Sebagai Spesialis Teknik Telekomunikasi, kamu akan merancang data komunikasi di suatu wilayah dan melakukan perawatan sistem telekomunikasi.

Selain itu, profesi ini juga bisa masuk ke perusahaan sebagai tim support jika ada kendala di jaringan, seperti industri perbankan dan lembaga keuangan, industri minyak dan pertambangan, lembaga penelitian dan pendidikan, badan pemerintah, profesi akademis dan lembaga penelitian, industri kreatif, industri penerbangan dan pesawat terbang, angkatan bersenjata dan maritim, dan lain-lain.

Program studi yang bisa menunjangmu dalam profesi ini adalah Teknik Elektro atau program studi berkaitan dengan TIK seperti yang sudah di sebutkan di atas.

3. Akuntan dan Analis Keuangan

Di tahun 2019, permintaan untuk profesi Akuntan dan Analis Keuangan meningkat hingga 44 persen. Sementara di tahun depan, permintaan untuk profesi ini diprediksi bakal semakin bertambah sampai 22 persen.

Kalau kamu tertarik untuk menekuni profesi ini, tentunya kamu harus mengambil program studi Akuntansi, Akuntansi Bisnis, atau Perniagaan.

Program studi Akuntansi memiliki 5 konsentrasi berbeda-beda mulai dari Akuntansi Keuangan, Akuntansi Sektor Publik, Akuntansi Pajak, Akuntansi Pemeriksaan, dan Accounting Information System (Sistem Informasi Akuntansi).

4. Aktuaria 

Masih di bidang yang sama dengan poin di artikel sebelumnya, profesi sebagai Aktuaria atau Ahli Data Statistik juga diprediksi akan naik sebesar 10 persen di tahun 2020.

Untuk menjadi seorang Aktuaria sendiri, kamu perlu meningkatkan kemampuan mata pelajaran matematika serta fasih memahami dunia bisnis.

Program studi yang bisa kamu ambil untuk membantumu meniti karier ini adalah Aktuaria dan Analisis Bisnis.

5. Psikolog, Psikolog Klinis, Psikolog Konseling, serta Tenaga Medis

QS World University Rankings dan Macquarie University memprediksi permintaan untuk Psikolog dan Tenaga Medis akan naik hingga 40 persen lebih di 2020.

Selain itu, profesi sebagai Peneliti Medis semakin dibutuhkan hingga mencapai 21,5 persen.

Baca juga: Menarik, 4 Jurusan Kuliah Teknik Ini Justru Diminati Perempuan

 

Buat kamu yang tertarik, program studi yang diambil untuk menjalani profesi ini adalah Psikologi, Pendidikan Dokter, dan Kesehatan Masyarakat. 

6. Pekerja kreatif

Untuk kamu yang sedang berkuliah atau mulai tertarik mengambil program studi Periklanan (Advertising), Pemasaran Digital, Media, atau Seni, dan ingin bekerja di industri kreatif, peluangmu di bidang ini cukup menjanjikan di 2020.

Permintaan untuk pekerja kreatif juga bakal naik hingga lebih dari 15 persen. Profesi-profesi apa saja yang termasuk di industri kreatif antara lain; animator, desain video game, desainer produk komersil, youtuber, kreator konten, desainer interior, web design, dan komposer musik. 

7. Guru atau Dosen 

Dunia pendidikan juga diprediksi bakal terus membutuhkan guru, baik sebagai pengajar di sekolah formal atau non formal.

Berdasarkan riset, permintaan untuk ahli pendidikan anak usia dini akan naik hingga 27 persen, sementara untuk guru pendidikan khusus mencapai 21 persen.

Kalau kamu ingin berkontribusi untuk dunia pendidikan supaya lebih baik ke depannya, kamu mengambil program studi Keguruan atau Ilmu Pendidikan yang berkaitan.

8. Pengacara

Nah, kalau kamu sedang berkuliah di program studi Ilmu Politik atau Ilmu Hukum, setelah kamu lulus nanti, kamu bisa meniti karier sebagai seorang pengacara.

Menurut penelitian dilakuksan QS World University Rankings dan Macquarie University, permintaan profesi pengacara bakal naik hingga 17,6 persen di tahun depan. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X