7 Hal Perlu Diperhatikan Orangtua agar Anak Tetap Sehat di Musim Hujan

Kompas.com - 03/01/2020, 10:55 WIB
Ilustrasi anak makan sayur CreativaImagesIlustrasi anak makan sayur

KOMPAS.com - Bagi orangtua terutama yang memiliki anak harus selalu waspada saat musim hujan. Terlebih di wilayah Jakarta dan sekitarnya baru terkena bencana banjir sejak 31 Desember 2019.

Bahkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) memprediksi bahwa puncak musim hujan akan terjadi antara Januari hingga Maret 2020.

Saat musim hujan, banyak penyakit yang mengintai. Seperti pilek, flu hingga demam berdarah. Karenanya, orangtua harus bisa menjaga diri termasuk menjaga kesehatan anak-anaknya.

Dengan begitu, saat masuk sekolah, Senin (6/1/2020), siswa siap dengan kondisi tubuh yang sehat selama musim hujan.

Agar tetap bugar dan bisa menjalankan aktivitas sehari-hari, ini 7 cara tetap sehat di musim hujan:

1. Tubuh dijaga tetap hangat

Kenapa kita lebih sering kena flu saat basah karena hujan? Menurut para peneliti, tubuh yang kedinginan terutama kaki dapat menyebabkan gejala flu pada seseorang yang sudah rentan terhadap virus flu.

Ketika tubuh berusaha menjaga diri agar tetap hangat, tubuh membatasi aliran darah ke kaki kita termasuk hidung. Hal ini membuat hidung dingin yang menjadi tempat favorit bagi banyak virus.

Baca juga: Agar Siswa Fit Sekolah, Orangtua Waspada 3 Penyakit Musim Hujan Ini

Oleh karena itu, kita harus memastikan diri kita terlindungi dengan memakai pakaian hangat saat musim hujan tiba.

2. Mandi air hangat

Saat tejabak hujan, tubuh akan kedinginan. Karena itu mandi air hangat akan perlahan-lahan meningkatkan suhu tubuh.

Cara ini ternyata bisa menyingkirkan kuman dan melindungi kita dari infeksi. Setelah mandi, kita bisa merendam kaki ke dalam air hangat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X