Kemenristek Dorong PTN Transparan soal Laporan Keuangan Riset

Kompas.com - 14/01/2020, 06:43 WIB
Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro dalam ?Forum Koordinasi BPK RI dan Pengawas Internal PTN dan PTN-BH? di Kantor BPK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta (13/1/2020). DOK. KEMENRISTEK/BRINMenristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro dalam ?Forum Koordinasi BPK RI dan Pengawas Internal PTN dan PTN-BH? di Kantor BPK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta (13/1/2020).

KOMPAS.com- Sebagai wujud tanggung jawab pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat, Kemenristek ingin mewujudkan transparansi dan akuntabilitas keuangan negara di lingkungan Perguruan Tinggi Negeri ( PTN) maupun Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH).

Hal tersebut disampaikan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) sekaligus Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro dalam “Forum Koordinasi BPK RI dan Pengawas Internal PTN dan PTN-BH” di Kantor BPK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta (13/1/2020).

Walau secara hirarki unit PTN dan PTN-BH berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, namun dalam aspek penelitiannya tentu tentu melibatkan Kemenristek/BRIN.

“Untuk aspek penelitiannya tentu kami juga harus bekerja sama supaya transparansi dan akuntabilitas dari laporan keuangan kegiatan riset juga menjadi lebih baik,” papar Bambang.

Baca juga: 47 Universitas Terbaik Bidang Penelitian Versi Kemenristek

Namun, untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas soal keuangan riset, Bambang menekankan perlu adanya komunikasi yang intensif antara pihak yang diperiksa (auditee) dengan pihak yang memeriksa (auditor).

“Dapat diandalkannya laporan keuangan, pengamanan aset, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan, saya selaku Menristek/Kepala BRIN wajib melakukan pengendalian intern atas seluruh kegiatan pemerintah di bidang Litbangjirap,” ucapnya.

Lebih lanjut Bambang juga berharap forum ini menjadi upaya Kemenristek/BRIN dalam melakukan transisi organisasi untuk dapat mempertahankan laporan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Dalam forum yang dihadiri oleh Anggota VI BPK Harry Azhar, Anggota III BPK Achsanul Qosasi, Plt. Inspektur Utama Kemenristek Yusrial, para Ketua MWA PTN BH, para Pimpinan PTN, perwakilan Kemendikbud itu, Bambang meminta stakeholder terkait untuk menyamakan persepsi, semangat dan langkah dalam pengelolaan keuangan.

Baca juga: Menristek Dorong IPB Terus Lakukan Riset dan Inovasi

Termasuk bekerja sama dalam pengendalian intern terkait perubahan nomenklatur dan organisasi Kemenristek-BRIN.

“Kami berharap forum ini bisa menjadi upaya ketika kita sedang melakukan transisi organisasi. Saya berpesan kepada Inspektur dan para personil Inspektur yang sekarang sebagian sudah berpindah instansi ke Kemendikbud agar dapat tetap membantu laporan keuangan Kemenristekdikti periode tahun 2019,” ujarnya.



Sumber Rilis
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X