Pilihan Jurusan untuk Kamu yang Hobi Main Game

Kompas.com - 30/01/2020, 14:10 WIB
Ilustrasi game gorodenkoffIlustrasi game

KOMPAS.com - Tak terpaku usia ataupun kelas sosial, bermain game bisa dilakukan oleh siapa saja dan di mana saja. Itu sebabnya industri gaming seakan tak pernah mati selama para perancang game terus berinovasi.

Industri gaming dinilai memiliki prospek karier menjanjikan. Belum lagi, industri ini hampir ada di setiap negara.

Nah, bila kamu memiliki kesenangan bermain game dan tertarik untuk mengembangkan sebuah game, jurusan yang berkaitan dengan industri gaming bisa menjadi pilihan.

Dengan begitu, waktu yang kamu nikmati untuk bermain game seakan tak sia-sia bila kamu bisa menunjukkan kesuksesan di jurusan ini dan diterima di perusahaan game favorit.

Merangkum dari Rencanamu.id, berikut jurusan yang membuat kemahiran kamu bermain game menjadi perancang game yang sesungguhnya.

1. Teknologi game

Program studi teknologi game mempelajari tentang bagaimana sebuah game dibuat hingga akhirnya bisa dimainkan dan dinikmati orang banyak.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 5 Kesalahan Ini Buat Mahasiswa Sulit Dapat Pekerjaan

Kamu akan dibimbing membuat game dari nol. Mulai dari merancang cerita, merancang karakter, membuat animasi dan storyboard, membuat user interface, programming, proses produksi game tersebut, hingga distribusinya.

Mata kuliah yang akan kamu pelajari antara lain Metode Perancangan Program, Analisa dan Perancangan Sistem Informasi, Jaringan Komunikasi Data, Pemrograman Berbasis Objek, Edu Game, Digital Imaging, Multimedia Interaktif, dan banyak lainnya.

Kampus di Indonesia yang memiliki jenjang S1 untuk jurusan Game Application and Technology ialah Universitas Binus. Untuk program D3, Game Animasi ada di Universitas Negeri Malang.

2. Teknik Informatika

Namun, ada sejumlah universitas memasukkan pelajaran tentang gaming dalam jurusan Teknik Informatika.

Di jurusan ini, kamu akan mempelajari dan menerapkan prinsip-prinsip ilmu komputer dan analisa matematis untuk desain, pengembangan, pengujian, dan evaluasi perangkat lunak, sistem operasi dan kerja komputer.

Bila ingin mendalami tentang gaming, ada sejumlah kampus yang membuka jurusan teknologi game untuk jenjang S2.

3. Software Engineering

Game merupakan teknologi perangkat lunak. Jurusan Software Engineering akan menuntun kamu mendalami serba-serbi perangkat lunak ketimbang jurusan lain.

Di jurusan yang satu ini kamu akan mempelajari tentang prinsip dan teknik mendesain perangkat lunak yang tepat guna, mudah digunakan, serta memiliki kekuatan.

Kamu juga akan belajar cara mendesain dan menganalisis algoritma dan pemrograman menggunakan struktur data yang efisien serta mengembangkan sistem operasi dan aplikasi berbasis web atau mobile.

Baca juga: 7 Skill Ini Perlu Dimiliki Mahasiswa agar Mudah Dapat Kerja

4. DKV atau animasi

Seorang perancang game dituntut untuk membuat visual dan grafis yang sesuai dengan segmen yang dituju. Kalau kamu tertarik untuk mendalami kemampuan mendesain sebuah game, jurusan Animasi bisa menjadi pilihan jurusan.

Di jurusan Animasi, kamu akan mempelajari teknik menampilkan gambar berurutan sehingga penonton bisa merasakan adanya ilusi gerakan pada gambar, termasuk membuat karakter 2D dan 3D, membuat special effects, membuat story board, dan menulis skenarionya.

Lalu, langkah selanjutnya kamu juga diajarkan untuk mengolah sound effects, mengisi suara karakter-karakternya, agar game dapat dinikmati dengan layak.

Sejumlah jurusan DKV ada yang mempelajari tentang game. Namun, untuk memastikan jurusan apa yang sebenarnya kamu minati terkait dengan gaming, segera cari informasi terkini ke sejumlah universitas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X