Beasiswa Universitas Pertahanan, Biaya Kuliah dan Hidup Dijamin Penuh

Kompas.com - 11/02/2020, 11:11 WIB
Jajaran guru besar beserta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tampak membubarkan diri setelah cuaca memburuk lantaran mulai hujan rintik hingga gemuruh petir saat SBY memberikan pidato pengukuhan guru besar di areal terbuka Universitas Pertahanan, Sentul, Kamis (11/6/2014). KOMPAS.com/SABRINA ASRILJajaran guru besar beserta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tampak membubarkan diri setelah cuaca memburuk lantaran mulai hujan rintik hingga gemuruh petir saat SBY memberikan pidato pengukuhan guru besar di areal terbuka Universitas Pertahanan, Sentul, Kamis (11/6/2014).

KOMPAS.com - Universitas Pertahanan (Unhan) membuka pendaftaran beasiswa program magister (S2) penuh bagi lulusan S1, baik masyarakat umum, TNI/Polri, maupun PNS yang ingin melanjutkan studi magister di bidang pertahanan.

Universitas Pertahanan diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 11 Maret 2009 di Istana Negara sebagai salah satu perguruan tinggi kedinasan. Menjadi perguruan tinggi kedinasan yang menyelenggarakan pendidikan pascasarjana di bidang pertahanan dan bela Negara.

Berawal dari salah satu program kursus di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), kursus itulah yang menjadi cikal bakal perwujudan ide untuk mendirikan sebuah perguruan tinggi yang mempelajari studi pertahanan tanpa memungut biaya.

Baca juga: Ingin Jadi PNS? Ini 5 Keunggulan Masuk Perguruan Tinggi Kedinasan

Pendaftaran program S2 gelombang I berlangsung pada 20 Januari hingga 13 Februari 2020.

Cakupan beasiswa

  • Bebas biaya pendaftaran serta biaya kuliah selama pendidikan di Unhan.
  • Disediakan tempat tinggal, makan 3 x sehari, snack, pakaian dinas dan pakaian olahraga Unhan, uang saku, kuliah kerja dalam negeri (KKDN) dan kuliah kerja luar negeri (KKLN), biaya penelitian tesis, dan biaya lain yang berkaitan dengan pendidikan.
  • Setelah lulus akan mendapatkan gelar Magister Pertahanan (M.Han).

Syarat peserta umum

  1. Warga Negara Indonesia yang memiliki identitas diri.
  2. Mempunyai ijazah dan transkrip nilai S1 min IPK 3.00 dari Perguruan Tinggi yang berakreditasi B dan bagi lulusan dari Luar Negeri ijazah wajib disetarakan Dikti.
  3. Syarat khusus bagi calon peserta untuk Prodi Strategi Perang Semesta (SPS) sudah bekerja di Perusahaan Besar/Terkemuka dan mempunyai jabatan Manajer ke atas.
  4. Mendapat surat izin dari Pejabat Eselon I atau pejabat yang berwenang di Instansi dan Tugas Belajar, berlaku juga untuk peserta umum yang telah bekerja.
  5. Tidak sedang menerima beasiswa lain.
  6. Bersedia menjadi Kader Bela Negara.
  7. Bersedia menandatangani Surat Perjanjian Kontrak Mahasiswa Unhan.
  8. Bersedia tidak hamil selama pendidikan.
  9. Bersedia mematuhi segala peraturan yang ditetapkan oleh Universitas Pertahanan.

Syarat peserta PNS

  1. Pegawai Negeri Sipil (PNS).
  2. Berpangkat minimal III/d dan telah lulus Diklatpim Tingkat III atau telah menduduki jabatan setingkat eselon III (bagi Prodi Startegi Perang Semesta) dan mempunyai ijazah dan transkip nilai S1.
  3. Berpangkat minimal III/b dan telah lulus Diklatpim Tingkat IV dengan masa dinas minimal 8 tahun dan mempunyai ijazah dan transkip nilai S1.
  4. Mendapat surat izin dari Pejabat Eselon I atau pejabat yang berwenang di Instansi dan Tugas Belajar, berlaku juga untuk peserta umum yang telah bekerja.
  5. Tidak sedang menerima beasiswa lain.
  6. Bersedia menjadi Kader Bela Negara.
  7. Bersedia menandatangani Surat Perjanjian Kontrak Mahasiswa Unhan.
  8. Bersedia tidak hamil selama pendidikan.
  9. Bersedia mematuhi segala peraturan yang ditetapkan oleh Universitas Pertahanan.

Syarat peserta POLRI

  1. Anggota POLRI.
  2. Berpangkat minimal Kombes dan telah lulus sespim Polri (bagi Prodi Strategi Perang Semesta).
  3. Berpangkat minimal Ajun Komisaris Polisi (AKP) dengan masa dinas min 6 tahun, lulusan Akpol atau Sekolah Perwira Polri Sumber Sarjana (PPSS) dan lulus STIK atau selapa (bagi Prodi Strategi Perang Semesta).
  4. Mendapat Surat Izin (saat mendaftar) dan Tugas Belajar (jika sudah diterima).
  5. Bersedia menandatangani Surat Perjanjian Kontrak Mahasiswa.
  6. Bersedia tidak hamil selama pendidikan.
  7. Bersedia mematuhi segala peraturan yang ditetapkan oleh Universitas Pertahanan.

Baca juga: Ingin Masuk Sekolah Kedinasan? Kenali Dulu 5 Jenis Tes Masuk Sekolah Kedinasan

Syarat peserta TNI

  1. Anggota TNI.
  2. Berpangkat minimal Kolonel/Kombes dan telah lulus sesko Angkatan/Sespim Polri (bagi Prodi Strategi Perang Semesa).
  3. Berpangkat minimal Kapten dan telah lulus selapa (Diklapa II/Sekkau sederajat) atau bagi Perwira TNI tidak memiliki Selapa (Diklapa II/Sekkau sederajat) atau sudah menempuh S1 (bagi Prodi Non Strategi Perang Semesta).
  4. Mendapat Surat Izin (saat mendaftar) dan Tugas Belajar (jika sudah diterima).
  5. Bersedia menandatangani Surat Perjanjian Kontrak Mahasiswa.
  6. Bersedia tidak hamil selama pendidikan.
  7. Bersedia mematuhi segala peraturan yang ditetapkan oleh Universitas Pertahanan.

Pendaftaran

Untuk mendaftar beasiswa S2 Unhan, pelamar dapat mengakses laman resmi Unhan di pendaftaran.idu.ac.id. Sedangkan untuk persyaratan serta dokumen yang dibutuhkan, dapat mengakses http://pendaftaran.idu.ac.id/syarat_pendaftaran#.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 PTN Raih Penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2020

9 PTN Raih Penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2020

Edukasi
Hari Guru Nasional, Mendikbud: Terima Kasih Telah Menjadi Pelukis Masa Depan Indonesia

Hari Guru Nasional, Mendikbud: Terima Kasih Telah Menjadi Pelukis Masa Depan Indonesia

Edukasi
Apresiasi Guru, Tanoto Gelar 'Facilitator Gathering' Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

Apresiasi Guru, Tanoto Gelar "Facilitator Gathering" Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

Edu
Masih Sedikit, Pemda Diminta Ajukan Formasi Rekrutmen Guru Honorer PPPK

Masih Sedikit, Pemda Diminta Ajukan Formasi Rekrutmen Guru Honorer PPPK

Edu
500.000 Siswa Madrasah Akan Nikmati Belajar Digital Tahun 2021

500.000 Siswa Madrasah Akan Nikmati Belajar Digital Tahun 2021

Edu
Lustrum XII Ikatan Alumni, ITS Gelar Kompetisi Start Up hingga Turnamen Golf

Lustrum XII Ikatan Alumni, ITS Gelar Kompetisi Start Up hingga Turnamen Golf

Edukasi
Hari Guru Nasional 2020, Mendikbud: Profesi Guru Mulia dan Terhormat

Hari Guru Nasional 2020, Mendikbud: Profesi Guru Mulia dan Terhormat

Edu
Fakultas Teknik UI Buat Perangkat Lunak Prediksi Kerusakan Pipa Gas

Fakultas Teknik UI Buat Perangkat Lunak Prediksi Kerusakan Pipa Gas

Edukasi
Mendikbud Jelaskan 9 Program Pendidikan Masa Pandemi di Hari Guru Nasional

Mendikbud Jelaskan 9 Program Pendidikan Masa Pandemi di Hari Guru Nasional

Edu
Hari Guru Nadional 2020, Mendikbud: Rekrutmen Guru Honorer Jadi Bentuk Apresiasi

Hari Guru Nadional 2020, Mendikbud: Rekrutmen Guru Honorer Jadi Bentuk Apresiasi

Edu
Hari Guru Nasional, Nadiem Ajak Guru Jadi Teladan Semangat Pantang Menyerah

Hari Guru Nasional, Nadiem Ajak Guru Jadi Teladan Semangat Pantang Menyerah

Edu
Hari Guru Nasional, Kemendikbud: Peran Guru dalam Sejarah Bangsa Sungguh Besar

Hari Guru Nasional, Kemendikbud: Peran Guru dalam Sejarah Bangsa Sungguh Besar

Edu
Panduan Orangtua SD Dampingi Belajar dari Rumah di TVRI, 25 November 2020

Panduan Orangtua SD Dampingi Belajar dari Rumah di TVRI, 25 November 2020

Edukasi
Jadwal TVRI Belajar dari Rumah Hari Ini, Rabu 25 November 2020

Jadwal TVRI Belajar dari Rumah Hari Ini, Rabu 25 November 2020

Edu
Jadwal TVRI Belajar dari Rumah, Rabu 25 November 2020

Jadwal TVRI Belajar dari Rumah, Rabu 25 November 2020

Edu
Close Ads X