Nadiem: Kemendikbud Buka Peluang Kerja Sama dengan Negara Sahabat

Kompas.com - 14/02/2020, 16:56 WIB
Forum diskusi ?Discussion with Development Partners on Policy Direction and Potential Collaboration? bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim di kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu (12/2/2020). Dok. KemendikbudForum diskusi ?Discussion with Development Partners on Policy Direction and Potential Collaboration? bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim di kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka peluang kerja sama pendidikan dengan negara sahabat.

Hal itu disampaikan Nadiem dalam forum diskusi “Discussion with Development Partners on Policy Direction and Potential Collaboration”, di kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

“Kita (Kemendikbud) ingin membuka partisipasi kemitraan yang besar. Dari sisi regulasi, kami mendukung agar kerja sama dapat terimplementasi dengan baik,” kata Nadiem.

Baca juga: 4 Alasan Nadiem Makarim Mengeluarkan Kebijakan Kampus Merdeka

Nadiem mengatakan, pendidikan di Indonesia memiliki konsep Merdeka Belajar untuk menjawab tantangan dunia yang lebih mengedepankan kreativitas, rasa ingin tahu, tahan banting, empati, berpikir kritis, kemampuan menyelesaikan masalah, percaya diri, kerja sama, serta jiwa pembelajar.

“Di era yang serba tidak menentu, kita perlu punya kreativitas untuk bisa beradaptasi. Kita harus ciptakan SDM yang terus belajar dari hari ke hari. Growth mindset individualy,” katanya.

Perbaikan arah kebijakan pendidikan begitu penting agar proses pembelajaran tidak hanya fokus pada pencapaian nilai akademik, tetapi juga bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi para siswa dan guru.

Di samping itu, guru juga diajak untuk terlibat lebih banyak sebagai fasilitator dalam pembelajaran. Dengan itu, kompetensi guru harus ditingkatkan secara berkala melalui banyak pelatihan praktik dengan evaluasinya dilakukan secara holistik.

“Budaya pendidikan kita harus berubah, bagaimana cara guru mengajar, bagaimana cara meningkatkan motivasi siswa belajar itu sangat penting untuk diperhatikan,” terang Mendikbud saat menerangkan konsep pendidikan di Indonesia.

Forum diskusi ?Discussion with Development Partners on Policy Direction and Potential Collaboration? bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim di kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu (12/2/2020). 
Dok. Kemendikbud Forum diskusi ?Discussion with Development Partners on Policy Direction and Potential Collaboration? bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim di kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu (12/2/2020).
Nadiem optimistis jika kebijakan ini bisa diimplementasikan dengan baik melalui kemitraan dengan pihak dari dalam ataupun luar negeri maka cita-cita untuk mencetak gerenasi unggul sesuai arahan Presiden Jokowi dapat tercapai dalam beberapa tahun ke depan. Indonesia bisa memimpin dalam kancah pendidikan dunia.

This is massive don't underestimate our resource,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X