Lembaga Dipandang Orang Muda Belum Bekali Ilmu Siap Kerja, Harusnya...

Kompas.com - 18/02/2020, 15:07 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|


KOMPAS.com - Saat ini, pengangguran masih menjadi persoalan bangsa Indonesia. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa angka pengangguran tahun 2018 mencapai 7 juta jiwa.

Dari jumlah itu, sebanyak 22,48 persen masih remaja berusia 15-24 tahun yang tidak sekolah, bekerja, atau sedang mengikuti pelatihan.

Ternyata, ada ketidaksesuaian antara permintaan terhadap pekerja yang tersedia. Hal inilah yang menimbulkan kontribusi pengangguran tersebut, terutama yang masih berusia muda.

Lembaga pendidikan kurang membekali ilmu

Ada sebuah survei yang dilakukan CewekBanget.id & HAI Online pada 2.442 remaja perempuan dan laki-laki berusia 15-24 tahun yang tersebar di beberapa kota di Indonesia.

Baca juga: Kebijakan Kampus Merdeka, Mahasiswa S1 Tak Wajib Magang Dua Semester

Adapun survei yang dilakukan di Medan, Pekanbaru, Batam, Lampung, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Malang, dan Makasar itu hasilnya ada 1.159 atau 47,3 persen responden merasa lembaga pendidikan tempat mereka belajar tidak memberikan cukup ilmu untuk terjun ke dunia kerja.

Sedangkan sisanya yakni sebanyak 1.283 responden setuju jika sekolah atau perguruan tinggi sudah mempersiapkan mereka siap kerja.

"Ada lah satu atau dua poin dari sekolah yang gue rasa masuk ke dalam dunia kerja gue saat ini. Tapi terbilang kurang," ujar Dio Firdaus, Alumni SMAN 100 Jakarta Timur saat diwawancara tim CewekBanget.id & HAI Online.

Padahal, sebenarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan lembaga pendidikan untuk bisa mempersiapkan siswa sebelum masuk k dunia kerja.

Magang itu bermanfaat

Apa saja itu? Salah satunya ialah melalui berbagai program transisi yang melibatkan industri. Jadi, siswa dikenalkan dengan dunia industri sejak di bangku sekolah.

Ini terlihat dari hasil survei pada responden menunjukkan bahwa banyak di antaranya pernah melakukan kegiatan transisi seperti magang.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X