Kuliah Prodi Kesehatan Masyarakat? Ini yang Dipelajari dan Prospek Kariernya

Kompas.com - 24/02/2020, 15:37 WIB
Suasana pengobatan di posko bakti sosial pelayanan kesehatan masyarakat korban kabut asap di Palangkaraya, Kalimantan Tengah (27/10/2015). Meski hujan deras mengguyur Kota Palangkaraya malam sebelumnya, kabut asap pekat masih menyelimuti Bumi Tambun Bungai. KOMPAS.com / YOHANES KURNIA IRAWANSuasana pengobatan di posko bakti sosial pelayanan kesehatan masyarakat korban kabut asap di Palangkaraya, Kalimantan Tengah (27/10/2015). Meski hujan deras mengguyur Kota Palangkaraya malam sebelumnya, kabut asap pekat masih menyelimuti Bumi Tambun Bungai.
|

KOMPAS.com - Selain Program Studi (Prodi) Pendidikan Dokter, Ilmu Keperawatan atau Kebidanan, ternyata prodi yang satu ini juga berhubungan dengan dunia kesehatan.

Prodi Kesehatan Masyarakat adalah prodi yang juga menghasilkan tenaga kesehatan. Prodi ini mempelajari ilmu tentang peningkatan taraf hidup dan kesehatan masyarakat dengan melakukan pengorganisasian di masyarakat.

Disamping mempelajari ilmu medis, prodi ini juga mempelajari ilmu sosial. Contohnya ialah menghitung besaran distribusi penyakit di suatu wilayah, menghitung kondisi kesehatan secara kuantitatif, menganalisa dampak lingkungan pada kesehatan masyarakat, hingga kesehatan dan keselamatan kerja.

Jika Prodi Kedokteran menjadi dokter, maka jika kamu kuliah Prodi Kesehatan Masyarakat, ada beberapa prospek kariernya. Bisa di pemerintahan atau di perusahaan swasta.

Baca juga: Perbedaan Prodi Ilmu Komputer dan Teknik Komputer Berikut Prospek Karier

Ini dia prospek karier yang dirangkum dari Rencanamu.id.

1. Ahli epidemiologi

Lulusan prodi ini akan menjadi ahli epidemiologi. Ini adalah salah satu cabang di bidang kesehatan yang berhubungan dengan insiden, penyebaran, dan pengendalian penyakit pada populasi.

Jika bekerja di bidang ahli ini, maka kamu akan menjadi peneliti dan mengkaji insiden, penyebaran, hingga pengendalian penyakit pada suatu populasi. Tak hanya itu saja, orang tersebut juga akan mempelajari pola kesehatan dan penyakit serta faktor yang mempengaruhinya.

Nantinya, data yang dikumpulkan akan memperhitungkan dan meminimalkan risiko yang mengancam kesehatan masyarakat. Maka tak heran jika seorang ahli epidemiologi juga harus menempuh pendidikan S2.

2. Ahli biostatistik

Ahli biostatistik hampir mirip dengan profesi ahli epidemiologi. Yakni mengumpulkan data di lapangan dan menganalisa untuk kegiatan pengembangan bidang kesehatan.

Tetapi, profesi ini menggunakan teknik matematika dan ilmu biostatistika dalam menafsirkan informasi yang terkait kesehatan publik.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X