Kompas.com - 03/03/2020, 15:28 WIB
|

KOMPAS.com - Wabah virus corona yang menjalar ke berbagai negara harus diantisipasi sebaik mungkin. Terlebih dengan adanya dua WNI yang tertular virus corona menjadi peringatan bagi siapa saja.

Namun, pemerintah terus memberikan imbauan agar masyarakat tetap tenang dan menjaga kebersihan diri. Maka, imbauan ini harus dijalankan oleh masyarakat.

Hanya saja, bagaimana menjaga kebersihan diri tersebut? Apa yang harus dilakukan untuk mencegah tertularnya virus corona? Jika ingin tahu, maka berikut ini disampaikan 6 hal dari Akademisi Universitas Esa Unggul Jakarta, dr Cri Sajjana Prajna Wekadigunawan, Ph.D atau dr Weka.

Baca juga: Cegah Tertular Virus Corona, Akademisi Esa Unggul: Tubuh Harus Fit!

1. Masyarakat jangan panik

Dengan adanya dua WNI asal Depok yang terjangkit virus corona, masyarakat khususnya yang tinggal di Depok agar tidak panik. Virus corona menular jika ada kontak fisik dengan penderita.

Kontak fisik dimaksud ialah jika penderita bersalaman dengan orang. Tapi, jika orang yang diajak bersalaman memiliki kekebalan tubuh yang baik atau dalam kondisi tubuh yang fit, maka orang yang fit itu tidak mudah tertular virus corona.

2. Kekebalan tubuh ditingkatkan

Untuk mencegah tertular virus corona, maka seseorang harus menjaga kondisi tubuh yang fit. Atau kekebalan tubuhnya ditingkatkan. Lantas bagaimana caranya?

Caranya ialah:

  • Makan makanan bergizi
  • Makan buah
  • Makan sayuran
  • Perbanyak vitamin
  • Kalau perlu tambah suplemen
  • Berolahraga
  • Istirahat yang cukup

3. Istirahat cukup

Menurut dr Weka, istirahat yang cukup ini ialah tidur pada malam hari idealnya selama 8 jam. Jika orang tidur pada pukul 21.00 maka idealnya harus bangun pada pukul 05.00 pagi.

"Untuk beberapa lansia yang mengalami susah tidur, maka dengan tidur terlelap saja selama 4 atau 5 jam, maka sudah dianggap istirahat yang cukup," ujar dr Weka saat dihubungi Kompas.com, Selasa (3/2/2020).

Jika tidur cukup, lanjut dr Weka, maka sel-sel yang ada di tubuh seseorang akan diperbarui. Karena itulah, sebisa mungkin seseorang harus beristirahat yang cukup terlebih setelah melakukan aktivitas sehari-hari.

4. Sempatkan waktu untuk olahraga

Pada saat ada wabah virus corona, masyarakat tetap diimbau untuk tidak panik dan tetap menjalankan aktivitas kesehariannya. Bahkan kalau bisa menyempatkan waktunya untuk berolahraga.

"Saat situasi seperti ini, jangan takut berolahraga. Masyarakat tetap diimbau untuk olahraga karena dapat meningkatkan metabolisme tubuh," tutur dr Weka yang juga Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul Jakarta.

Baca juga: Upaya Pencegahan Virus Corona, Akademisi UNS Kembangkan Jahe Merah

Dia juga menyatakan bahwa dengan berolahraga, maka bisa meningkatkan kesehatan tubuh, terlebih tubuh menjadi fit dan terhindar dari berbagai penyakit.

Namun dalam kondisi tubuh yang lelah, orang tetap diimbau untuk beristirahat dahulu dan tidak berolahraga. Barulah pada saat ada waktu luang dan sedang tidak lelah, maka diimbangi dengan olahraga sebentar.

5. Konsumsi minuman jahe

Agar tubuh fit, maka seseorang bisa mengonsumsi minuman dari bahan herbal. Salah satunya minuman dari jahe. Menurut dia, jahe mengandung curcumin yang berfungsi sebagai anti virus dan anti bakteri/kuman.

"Curcumin juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang. Atau dengan minum dari bahan jahe, maka tubuh akan hangat. Bahan dari alam ini sangat berguna untuk menjaga kesehatan tubuh," jelas dr Weka.

6. Cuci tangan pakai sabun

Selain itu, sebagai upaya pencegahan masyarakat diimbau untuk:

  • Rajin cuci tangan pakai sabun (cuci tangan di air mengalir).
  • Hindari memegang benda seperti pegangan anak tangga, tombol lift.
  • Jika terlanjur memegang maka harus segera cuci tangan pakai sabun.
  • Jika terlanjur memegang maka jangan sampai tangan kita menyentuh wajah, mata, hidung atau mulut dan segera cuci tangan pakai sabun.

Baca juga: Akademisi Kedokteran UGM: Cegah Virus Corona dengan Pola Hidup Sehat dan Bersih

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.