Kompas.com - 06/05/2020, 09:32 WIB
Anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba juga mendapat apresiasi, bukan hanya di Jepang, tapi juga di luar Jepang. Sampai karakter-karakternya mendominasi penghargaan untuk karakter terbaik dalam Anime Awards 2020. DOK. ELEXMEDIAAnime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba juga mendapat apresiasi, bukan hanya di Jepang, tapi juga di luar Jepang. Sampai karakter-karakternya mendominasi penghargaan untuk karakter terbaik dalam Anime Awards 2020.

Dari situlah arah takdirnya mulai berubah. Mampukah ia menjadi seorang Pembasmi Iblis yang akan membalaskan dendam keluarganya? Lewatkan dulu membalas dendam, mampukah ia mencari cara untuk mengembalikan Nezuko menjadi manusia kembali!?

Masalahnya, “dunia” yang akan dimasuki Tanjiro sama sekali berbeda dengan dunia kesehariannya... tentang iblis, pembasmi iblis, juga soal berpedang, yang ia ketahui hanyalah menggunakan kapaknya untuk mencari kayu agar saudara-saudara dan ibunya tetap hangat di musim dingin.

Untuk mengikuti seleksi akhir agar diakui sebagai anggota organisasi Pembasmi Iblis pun Tanjiro harus lebih dulu mendapat pengakuan dari sang pendidik, Pak Urokodaki.

Untuk itu pula, ia harus melalui latihan yang sangat berat... yang juga tidak singkat! Beberapa kali Tanjiro sempat merasa putus asa dan seperti ingin mati saja.

Namun, berkali-kali pula ia selamat dari keputusasaannya berkat, tentu saja, Nezuko, satu-satunya keluarga yang ia miliki, juga berkat orang-orang yang ia temui selama perjalanannya mencari sebuah jawaban...

Raih ragam prestasi

Jujur, awalnya saya tidak menyangka kalau komik "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba" ini komik action dengan penggambaran emosi karakter yang dalam.

Tapi, saat sudah benar-benar terjun ke proses editorialnya, saya benar-benar tersentuh dan terbawa emosi karakter, juga situasi di dalam komiknya.

Makin ke dalam (di seri berikutnya), action-nya pun semakin seru dan misterinya semakin kental. Plot ceritanya apik. Ada beberapa adegan yang membuat saya serasa menonton film thriller (zombie) waktu membacanya.

Tiap perubahan emosi sang karakter utama digambarkan dengan sangat jelas. Keputusasaan dan kesedihan yang dialaminya dalam tiap perkembangan cerita, juga perjuangan mati-matian yang ditempuhnya terasa real.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X