Kompas.com - 15/06/2020, 16:54 WIB
Ruang tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di MH. Thamrin, gedung Wali Kota Jakarta Barat pada Jumat (26/10/2018). RIMA WAHYUNINGRUMRuang tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di MH. Thamrin, gedung Wali Kota Jakarta Barat pada Jumat (26/10/2018).

KOMPAS.com - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) DKI Jakarta berupaya menyusun kegiatan pembelajaran dengan metode virtual atau distance learning bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). (10/6/2020).

Kepala BPSDM DKI Jakarta, Maria Qibtya mengatakan, pihaknya memiliki tugas pokok dan fungsi melakukan pengembangan kompetensi bagi ASN.

"Kami tetap berupaya menyusun kegiatan pembelajaran dengan metode virtual dengan menyusun ulang materi berdasarkan kurikulum dan modul yang ada," kata Maria.

Ia melanjutkan, "sehingga, sasaran pengembangan kompetensi bagi ASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dapat tercapai." 

Baca juga: Cegah Virus Corona, Kemendikbud Terapkan Kerja dari Rumah untuk ASN

Maria menjelaskan, BPSDM saat ini sedang menyusun sebanyak 40 kegiatan diklat secara distance learning yang dijadwalkan dimulai paling lambat awal Juli mendatang.

"Ada sejumlah kegiatan diklat yang materi pembelajarannya bersifat teknis sehingga biasa dilakukan secara tatap muka atau praktik" ungkap Maria.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami sedang mengkaji secara matang kemungkinan bisa dilaksanakan dengan metode distance learning" ucap Maria.

BPSDM, kata Maria, juga sedang menginventarisir pelaksanaan diklat sesuai kebutuhan yang diajukan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

"Kita akan melakukan setup ulang, jika pelaksanaan diklat di dalam kelas digelar selama empat hari, sedangkan melalui metode distance learning dibutuhkan waktu berapa hari lamanya," ungkap Maria.

Ia menambahkan, BPSDM DKI Jakarta telah merampungkan pelaksanaan bimbingan teknis secara elektronik atau e-bimtek yang berakhir pada 1 Juni 2020.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 61.964 ASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

"Puluhan ribu ASN kecuali dari tenaga pengajar di Dinas Pendidikan tidak bisa mengikuti bimtek secara virtual karena bertugas memberikan kegiatan pembelajaran bagi peserta didik jarak jauh." ucap Maria.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X