Kompas.com - 29/06/2020, 11:07 WIB
Ilustrasi anak dan orangtua. ShutterstockIlustrasi anak dan orangtua.
|

KOMPAS.com - Saat anak berusia 4-6 tahun, daya berpikirnya mulai jalan. Bahkan ada yang suka dengan bermain teka-teki.

Biasanya, anak prasekolah tepatnya usia mulai 4 sampai 6 tahun memang senang bermain teka-teki. Kesenangan ini muncul karena pengaruh lingkungan.

Tentu ketika anak sudah bersosialisasi dengan teman-temannya yang sebaya maupun berumur di atasnya.

Ketika anak berinteraksi, bisa jadi ia mendengar atau mengamati teman-temannya bermain teka-teki. Bisa juga, main tebak-tebakan ini datang dari orang tua atau pengasuhnya.

Baca juga: Kemampuan Pemecahan Masalah pada Anak PAUD Bisa Dikembangkan, Ini Tipsnya

Tak hanya itu saja, pengaruh lainnya bisa lewat media, baik televisi atau media cetak. Bahkan, beberapa majalah anak menyediakan kolom khusus teka-teki beserta hadiah bagi pengirim jawaban yang benar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan kosakata, pengalaman dan kemampuan kognitif yang juga sudah berkembang, anak sudah bisa mencari jawaban dari potongan-potongan informasi yang dinamakan petunjuk.

Jawaban itu bisa dia peroleh dari pengalamannya sehari-hari. Semakin kaya wawasan anak, maka semakin mudah dia menjawab.

Tentunya, anak tidak tiba-tiba bisa bermain teka-teki yang rumit, melainkan dimulai dari soal-soal sederhana. Jadi, sesuai kemampuan kognisinya, teka-teki anak prasekolah umumnya cukup sederhana.

Jadi, permainan teka-teki dapat mengasah kreativitas dan memperkaya wawasan anak. Karenanya, sebaiknya orang tua menanggapi pertanyaan teka-teki anak.

Memikirkan dan menjawabnya secara serius sehingga anak merasa dihargai. Hindari jawaban asal-asalan yang bisa membuat anak malas memberikan soal teka-teki lagi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.