Membangkitkan Kembali Kejayaan "Jalur Rempah" Nusantara

Kompas.com - 09/07/2020, 21:22 WIB
Ilustrasi beragam rempah bubuk termasuk cabai dan lada. SHUTTERSTOCK/MONTICELLOIlustrasi beragam rempah bubuk termasuk cabai dan lada.

KOMPAS.com - Jalur Rempah menjadi saksi perkembangan dan pasang surut peradaban bangsa Indonesia sebagai bangsa bahari. Perjalanan kekuasaan politik, dan sosial budaya bangsa Indonesia selalu terkait dengan keberadaan rempah ini.

Agar keberadaan dan sejarah jalur rempah tidak tengelam dengan keadaan jaman, Kemendikbud berupaya mempertahankan sejarah keberadaan Jalur Rempah yang merupakan puncak peradaban penting bagi bangsa Indonesia pada masa lalu.

Dirjen kebudayaan berharap masyarakat lebih paham terhadap sejarah perkembangan peradaban di nusantara sebagai bangsa bahari.

"Itulah yang perlu dipahami oleh masyarakat Indonesia, khususnya anak muda bagaimana Jalur rempah berperan penting bagi perkembangan bangsa," papar Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid melalui rilis resmi (9/7/2020).

Baca juga: Pentingnya Kebudayaan sebagai Pondasi Karakter Bangsa

Jadi daya ungkit ekonomi 

"Sangat disayangkan bilamana sejarah Jalur Rempah jika harus tenggelam zaman. Kesadaran akan masa lalu kita sangat penting," tegasnya.

Hilmar menyampaikan, "Kami mengingatkan para pengambil kebijakan baik di pusat, daerah dan komunitas budaya, akan pentingnya pembelajaran untuk generasi muda tentang sejarah Jalur Rempah."

Dirjen Kebudayaan kemudian menginiasi beberapa program prioritas untuk mengenal lebih jauh mengenai keberadaan Jalur Rempah.

Ada beberapa aspek penting dalam kaitan penguatan Jalur Rempah. Harapannya nanti, Jalur Budaya Rempah dapat diakui sebagai warisan dunia oleh UNESCO sebagai milik Indonesia.

Dari aspek ekonomi diharapkan rempah-rempah ini diharapkan bisa kembali menjadi daya ungkit terhadap ekonomi bangsa dan menjadi produk unggulan Indonesia, mulai dari pengobatan, makanan, kesenian dan produk budaya lainnya.

Selain itu membangkitkan kembali kejayaan Jalur Rempah Nusantara juga diharapkan akan bisa menjadi upaya memperkuat diplomasi budaya bangsa Indonesia.

"Program Jalur Rempah adalah gerakan bersama dari seluruh stake holder sehingga keberadaannya dapat mendorong kemajuan bangsa," ujar Hilmar.

Ia melanjutkan, "ke depan akan diadakan pula program muhibah dengan kapal menelusuri jalur-jalur pelabuhan yang pernah berhubungan dengan rempah-rempah pada masa lalu."



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X