Tips Berkarir dari "Data Scientist" Industri Telekomunikasi

Kompas.com - 15/07/2020, 09:08 WIB
Anton Suhartono sebagai seorang Data Scientist Telkom Indonesia mengaku awal mula karirnya di industri ini tentunya berbekal ilmu yang ia pelajari pada bangku perkuliahan. DOK. DQLABAnton Suhartono sebagai seorang Data Scientist Telkom Indonesia mengaku awal mula karirnya di industri ini tentunya berbekal ilmu yang ia pelajari pada bangku perkuliahan.

 

KOMPAS.com - Sebagai pekerjaan yang cukup diminati pada era new normal ini, Anton Suhartono sebagai seorang Data Scientist Telkom Indonesia mengaku awal mula karirnya di industri ini tentunya berbekal ilmu yang ia pelajari pada bangku perkuliahan.

Sebagai lulusan statistika Anton memilih untuk berkarir sebagai seorang praktisi data yaitu data scientist.

“Karena dalam pekerjaan lah saya baru menemui tools analytics yang sebelumnya asing bagi saya, seperti Tableau dan terutama bahasa pemrograman seperti Python dan SQL,” ujar Anton.

“Sementara waktu kuliah dulu tools yang sering digunakan seperti SPSS, Minitab, R, dan lain-lain. Awal mula beradaptasi menggunakan bahasa pemrograman khususnya Python sangatlah susah, akan tetapi dengan banyaknya pekerjaan yang menuntut hal itu dan banyaknya latihan, sekarang membuat hal tersebut jadi terbiasa,” tambahnya.

Baca juga: Mengenal Data Science untuk Hadapi Industri di Era New Normal

Antusiasme peserta

Selain hobi mengolah data, Anton juga memiliki hobi mengeksplorasi keindahan alam. Menurutnya dengan melakukan travelling ia dapat menghasilkan banyak insight dalam penerapan karirnya saat ini.

“Saya senang explore alam terutama gunung-gunung yang belum saya jelajahi karena kita bisa melihat view baru yang indah. Sama hal nya bekerja dibidang data, setiap project yang kita kerjakan, tentunya akan mendapatkan insight-insight baru yang indah dengan kata lain berguna bagi perusahaan,” ujar Anton.

Setelah mengikuti sesi webinar kolaborasi dengan Kompas.com x DQLab dengan tema “Apa itu Data Science & Penerapannya pada Industri Telekomunikasi”, Anton merasa sangat senang dengan antusiasme dalam mempelajari ilmu data science.

Hal ini menandakan bahwa memang ranah data kini sangat diminati banyak pihak, tidak memandang status baik dia masih pelajar ataupun mereka yang ingin beralih profesi.

“Asik banget, senang rasanya melihat antusias peserta yang begitu besar terkait data science. Bahkan pascaacara pun masih ada yang banyak antusias tanya-tanya terkait data science.”

Banyak berlatih

Anton berpesan untuk selalu memperbanyak latihan dan mengikuti perkembangan tren data saat ini.

“Harapannya buat teman-teman, terutama yang masih kuliah, yuk semangat lagi belajar di bidang datanya, semoga nanti bisa membawa dampak yang positif tentunya ke negara Indonesia,” harapnya.

Menurut Anton, untuk memulai karir dibidang data tidak harus berpatokan dengan background pendidikan yang kamu miliki baik kamu dari lulusan IT ataupun non IT.

Memiliki semangat yang tinggi dan jiwa belajar yang tidak mengenal lelah merupakan hal utama yang bisa membangun kamu untuk siap berkarir di bidang data.

Hasilkan portofolio sebanyak-banyaknya karena portofolio merupakan fondasi utama yang harus kamu bangun untuk memulai karir dibidang data.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X