Kompas.com - 18/08/2020, 10:50 WIB
|

KOMPAS.com - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) secara resmi mengumumkan klasterisasi perguruan tinggi.

Adapun tujuan dari klasterisasi ini ialah membangun landasan bagi Kemendikbud dan perguruan tinggi untuk melakukan perbaikan terus-menerus dalam rangka meningkatkan performa dan kesehatan organisasi.

Melansir akun resmi Instagram Ditjen Dikti, Selasa (18/8/2020), berikut ini klasterisasi perguruan tinggi.

Baca juga: Ini Kampus Terbaik Indonesia Versi Webometrics 2020

Tahun ini, sebanyak 2.136 Perguruan Tinggi Indonesia masuk dalam Klasterisasi.

Ini 4 indikator klasterisasi perguruan tinggi:

1. Input

a. Dosen berpendidikan S3

b. Dosen jabatan Lektor dan Guru Besar

c. Rasio jumlah mahasiswa terhadap dosen

d. Jumlah mahasiswa asing

e. Jumlah dosen bekerja sebagai praktisi minimal 6 bulan

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.