Orangtua, Kenali Tahapan Menulis Anak Berikut Cara Menstimulasinya

Kompas.com - 19/08/2020, 09:41 WIB
Ilustrasi anak belajar ShutterstockIlustrasi anak belajar
|

KOMPAS.com - Jika Anda memiliki anak balita dan sudah suka mencoret-cotet, maka itu adalah hal yang baik. Sebab, kemampuan menulis anak mulai tumbuh.

Jadi, jangan marah ya jika tembok di rumah banyak coretan. Atau di buku, majalah, lantai banyak coretan dari sang buah hati.

Karena semua ini merupakan bagian dari perkembangan bahasa anak yang harus distimulasi dengan baik. Tapi, bagaimana tahapan kemampuan anak dan bagaimana cara menstimulasinya?

Baca juga: Tips Mengajarkan Anak Kemandirian Sejak Dini dan Manfaatnya

Merangkum akun resmi Instagram Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud), Selasa (18/8/2020), ini tahapannya.

Tahapan menulis anak

1. Tahap mencoret atau membuat goresan

Pada tahap ini, anak mulai suka mencoret-coret, baik itu di kertas, lantai atau di dinding atau apa saja yang dianggapnya dapat ditulis.

2. Tahap pengulangan secara linier

Anak menelusuri bentuk tulisan yang horizontal. Tulisan yang dihasilkan anak seperti membuat gambar rumput.

3. Tahap menulis secara random

Anak belajar tentang tulisan yaitu tulisan yang dibuat sudah berbentuk huruf, walaupun huruf yang muncul masih acak.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X