Kompas.com - 26/08/2020, 14:10 WIB
Ilustrasi. FREEPIKIlustrasi.
|

KOMPAS.com - Kecanggihan teknologi saat ini menjadikan semuanya bisa dilakukan dari mana saja. Bahkan permainan atau game yang harus dilakukan di luar rumah bersama banyak orang, kini hanya perlu dilakukan dengan satu perangkat saja.

Ponsel pintar atau gawai kini banyak menyediakan berbagai permainan moderen. Sehingga tak heran jika permainan tradisional telah ditinggalkan.

Padahal, Indonesia merupakan negara yang kaya akan budayanya. Salah satu warisan budaya yang dimiliki yaitu permainan tradisional.

Baca juga: Simak Pentingnya Peran Ayah bagi Anak Usia Dini

Namun dengan kehadiran teknologi membuat warisan berharga ini mulai pudar. Bisa kita lihat bahwa anak-anak sekarang lebih mengenal game online dan sangat disayangkan ada yang tidak mengenal permainan khas daerahnya sendiri.

Tentu hal ini menjadi keprihatinan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Oleh karena itu, para orang tua harus mulai mengenalkan kembali permainan tradisional pada generasi muda.

Karena, permainan tradisional banyak manfaatnya. Juga ada unsur edukatif yang mampu membawa manfaat pada perkembangan anak.

Melansir akun Instagram Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Selasa (25/8/2020), berikut ini manfaat permainan tradisional bagi anak khususnya selama Belajar dari Rumah (BDR).

Manfaat permainan tradisional

1. Membantu anak mengembangkan berbagai aspek perkembangan secara holistik dan terintegrasi serta terbangunnya berbagai karakter positif seperti meningkatkan perilaku sosial anak di TK.

2. Membangun kerjasama dengan teman sebaya (perkembangan sosial emosional).

3. Memecahkan masalah, sebagai bagian dari perkembangan kognitif.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X