Kompetisi Debat SDGs Dorong Pemuda Beraksi untuk Negeri di Masa Pandemi

Kompas.com - 12/10/2020, 17:52 WIB
Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Luar Negeri dan Tanoto Foundation menyelenggarakan Debat SDGs Indonesia tahunan kedua yang dimulai hari ini, Senin (12/10/2020).

Dok. UNDP IndonesiaProgram Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Luar Negeri dan Tanoto Foundation menyelenggarakan Debat SDGs Indonesia tahunan kedua yang dimulai hari ini, Senin (12/10/2020).

KOMPAS.com - Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa ( UNDP) bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Luar Negeri dan Tanoto Foundation menyelenggarakan Debat SDGs Indonesia tahunan kedua yang dimulai hari ini, Senin (12/10/2020).

Lomba debat yang akan berlangsung hingga 26 Oktober 2020 tersebut bertajuk “Bright YOUth, Better Planet” dengan fokus untuk melibatkan pemuda di tengah pandemi Covid-19.

Lebih dari 100 tim perguruan tinggi di seluruh Indonesia diharapkan berpartisipasi yang kemudian dikelompokkan menjadi empat wilayah.

Baca juga: Mendikbud Nadiem soal Pengganti UN 2021: Tidak Perlu Bimbel Khusus

Pemenangnya akan diumumkan pada upacara khusus di Hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober.

Pemuda ditantang berkontribusi

Pandemi COVID-19 telah menjadi tantangan khusus bagi kaum muda untuk terus menjangkau komunitas yang rentan hingga menjadi sukarelawan untuk membantu kelompok-kelompok yang termarjinalisasi.

Dengan latar belakang inilah, acara tahun ini menyoroti bagaimana kaum muda Indonesia merespon tantangan Covid-19 dan bagaimana mereka bertindak dalam agenda SDGs.

Amalia Adininggar Widyasanti mewakili Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional memaparkan, di tengah tantangan, pemuda harus mengembangkan keterampilan yang dapat membekali mereka kemampuan memimpin.

Baca juga: Beasiswa Unggulan Kemendikbud Ramai Peminat, Apa Saja yang Didapat?

"Acara debat ini membangun keterampilan berpikir kritis yang meningkatkan cara mereka berkomunikasi, melibatkan diri, dan memimpin,” kata dia.

Deputy Resident Representative UNDP Indonesia Sophie Kemkhadze mengatakan, sebagai pemimpin masa depan, pemuda harus memiliki visi global.

"Acara debat ini menyediakan platform untuk melibatkan pemuda dalam SDGs dan juga mengakui bahwa pemuda adalah salah satu unsur kunci untuk membangun kembali lebih baik dari Covid-19 dan untuk melanjutkan kembali upaya untuk mencapai SDGs dalam pemulihan pandemi,“ kata Sophie dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X