Kompas.com - 26/10/2020, 17:29 WIB
Fakultas Seni Rupa (FSR) Institut Kesenian Jakarta (IKJ) kembali menggelar Animasi Cikini (Animakini) yang merupakan ajang rutin tahunan sejak tahun 2017. Animakini 2020 membawa pesan khusus melalui tema khusus diusung ?Animasi Indonesia, Meski Berjarak Tetap Bergerak?. DOK. FSR/IKJFakultas Seni Rupa (FSR) Institut Kesenian Jakarta (IKJ) kembali menggelar Animasi Cikini (Animakini) yang merupakan ajang rutin tahunan sejak tahun 2017. Animakini 2020 membawa pesan khusus melalui tema khusus diusung ?Animasi Indonesia, Meski Berjarak Tetap Bergerak?.

KOMPAS.com - Fakultas Seni Rupa (FSR) Institut Kesenian Jakarta (IKJ) kembali menggelar Animasi Cikini (Animakini) yang merupakan ajang rutin tahunan sejak tahun 2017.

Selain memajukan dunia animasi tanah air, Animakini 2020 membawa pesan khusus melalui tema yang diusung “Animasi Indonesia, Meski Berjarak Tetap Bergerak”.

Rektor IKJ yang baru Indah Tjahjawulan menjelaskan ada yang berbeda pada pelaksanaan Animakini 2020.

“Tentunya semuanya harus dilaksanakan secara daring untuk mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan oleh Pemerintah. Namun, meskipun semuanya harus berjarak, Animasi Indonesia harus tetap bergerak dengan beragam rangkaian acara di Animakini 2020," tegas Indah.

Ia menjelaskan Animakini 2020 menghadirkan beragam aktifitas terdiri dari sharing session animasi dengan berbagai narasumber dari pengajar animasi maupun professional, kemudian workshop animasi dengan narasumber pengajar animasi dari FSR IKJ.

"Semoga program tahunan ini menjadi sarana dan wadah untuk berbagi pengetahuan tentang perkembangan animasi? di Indonesia serta mensosialisasikan perkembangan ekosistem animasi di Indonesia, harap Indah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Animakini 2020: Peminat Prodi Animasi Kian Meningkat Setiap Tahun

Perkuat dunia animasi Indonesia

Harapan senada disampaikan Ketua Animakini 2020, Ehwan Kurniawan. 

“Animakini telah memberikan banyak catatan menggembirakan terhadap perkembangan animasi Indonesia, baik dari segi prestasi di pendidikan dan SDM bidang animasi secara personal maupun sebagai sebuah industri produk, jasa serta distribusinya," jelas Ehwan.

Ehwan juga melihat hasil dari kolaborasi antar pemangku kepentingan dunia animasi Indonesia telah menunjukan hasilnya. "Begitu juga kolaborasi kerja antar kampus dan studio animasi untuk menghasilkan karya animasi mulai terlihat”, ungkapnya.

Ehwan menambahkan ada yang spesial di Animakini 2020, yaitu "Kolaborasi Nonton Animasi Indonesia secara Daring Selama Sebulan". Kegiatan bertujuan memperkenalkan potensi animasi dari tingkat pelajar bangku sekolah hingga perguruan tinggi untuk keperluan edukasi dan pariwisata.

"Kolaborasi ini bertujuan membuat jejaring kerja antar wilayah, sekolah, akademik, industri, pemerintah dan komunitas melalui Kolaborasi antar kampus dan SMK untuk mengajak Nonton Bareng Animasi Indonesia Sebulan," jelasnya.

Kegiatan ini akan berlangsung melalui kanal YouTube masing-masing institusi yang dipromosikan di media sosial @animakini.

Penelitian akademik, Mazaya Muftiya Al Farabi memberikan apresiasi positif untuk Animakini 2020.

“Animakini secara daring memberikan kesempatan pada khalayak yang lebih luas untuk mengikuti seminar bahkan tadi ada salah satu peserta yang berasal dari Papua, mungkin kalau diadakan secara offline belum tentu dapat mengikuti seminar ini," ujarnya.

"Saya berharap animasi Indonesia dapat semakin maju dan dapat menguasai pasar lokal bahkan dapat merambah ke negara-negara tetangga”, tambahnya.

Baca juga: Mahasiswa, Beasiswa PPI Tawarkan Subsidi Dana dan Pelatihan Gratis

Rangkaian Animakini 2020

Kegiatan Animakini 2020 sendiri akan berlangsung dari 8, 15, 24, 26, 27 dan 28 Oktober 2020.  

Rangkaian puncak perhelatan Animakini 2020 akan menggelar berbagai even seperti Seminar Penelitian Akademik terkait Animasi dengan narasumber dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia yang akan memaparkan hasil penelitian animasi pada Senin (26/10/2020).

Talkshow terkait Perkembangan Industri Animasi dengan pembicara Daryl Wilson, Ketua Asosiasi Industri Animasi Indonesia (AINAKI); Rino Meistapha dan Desi Yanti yang merupakan alumni Seni Rupa IKJ sekaligus profesional dalam industri animasi pada Selasa (27/10/2020).

Selain itu ada pula kegiatan “Kolaborasi Nonton Animasi Indonesia secara Daring Selama Sebulan” menggandeng 35 institusi Animasi di Indonesia berkolaborasi bersama untuk menayangkan karya animasi pada 28 Oktober bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

Di tahun keempat pelaksanaannya, Rektor IKJ berharap kegiatan Animakini tetap berkelanjutan ke depannya dengan menitikberatkan pada forum temu para pelaku ekosistem animasi di Indonesia. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.