Dijelaskan, Trofalaksis dapat dilakukan melalui transfer nutrisi dari mulut-mulut atau oral feeding atau transfer dari anus-mulut atau fecal feeding.
Rayap dapat menyerang tanaman apapun karena rayap membutuhkan selulosa sebagai sumber pakannya, seperti:
Atau yang memiliki sumber selulosa menjadi target utama sumber pakan bagi rayap. Sehingga akan sulit dilakukan pengendalian tanpa mengetahui biologi dan perilaku dari rayap tersebut.
Oleh karena itu, pengendalian dapat dilakukan dengan menggunakan cara fisik, mekanik, biologi maupun kimiawi. Cara fisik misalnya dengan sistem budidaya. Yaitu membuat jarak tanam yang tepat sehingga cahaya matahari dapat masuk mencapai permukaan tanah.
Baca juga: Mahasiswa Ingin Wirausaha Sambil Kuliah? Simak Tips Alumni IPB
Dengan adanya sumber cahaya yang masuk ke dalam sela-sela tanaman budidaya, maka akan mengurangi infestasi serangan rayap. Pemusnahan dan pembongkaran sarang rayap juga dapat dilakukan agar sumber dari koloni dapat langsung dimusnahkan.
Selain pengendalian menggunakan agens biologis, pengendalian juga dapat dilakukan dengan menggunakan insektisida baik yang berasal dari tanaman/botani atau dari sintetik.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.