Perpusnas dan STIA LAN Jakarta Kolaborasi Perkuat SDM Perpustakaan

Kompas.com - 19/01/2021, 17:29 WIB
Penandatanganan PKS dilakukan Sekretaris Utama Perpusnas Woro Titi Haryanti dengan Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta Nurliah Nurdin di STIA LAN Jakarta, Pejompongan, Jakarta pada Selasa (19/1/2021). DOK. PERPUSNASPenandatanganan PKS dilakukan Sekretaris Utama Perpusnas Woro Titi Haryanti dengan Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta Nurliah Nurdin di STIA LAN Jakarta, Pejompongan, Jakarta pada Selasa (19/1/2021).

KOMPAS.com - Dalam rangka memperkuat sumber daya manusia (SDM) perpustakaanPerpustakaan Nasional ( Perpusnas) menjalin kerja sama dengan Politeknik STIA LAN Jakarta.

Penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dilakukan Sekretaris Utama Perpusnas Woro Titi Haryanti dan Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta Nurliah Nurdin di STIA LAN Jakarta, Pejompongan, Jakarta pada Selasa (19/1/2021).

PKS ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang disepakati Perpusnas dengan LAN pada Desember 2020 dan juga dihadiri Sekretaris Utama Lembaga Administrasi Negara (LAN) Reni Suzana. 

Pendidikan dan pelatihan pustakawan

Woro Titi menjelaskan kerja sama meliputi pemanfaatan keanggotaan Perpusnas, pemanfaatan koleksi elektronik seperti iPusnas, jurnal elektronik e-Resources, dan laman Khastara, hingga pertukaran data dan informasi/koleksi.

Selain itu, SDM juga menjadi poin penting dengan membangun kerja sama pengembangan sumber daya manusia di setiap instansi, serta pengembangan dalam bidang layanan perpustakaan.

Baca juga: Blended Learning: dari Guru Keliling, Literasi hingga Karakter Siswa

 

Selain itu, STIA LAN juga diajak bergabung dengan repositori perpustakaan seluruh Indonesia, Indonesia OneSearch (IOS).

“Mudah-mudahan sudah menjadi bagian dari pada anggota IOS dan itu sangat amat bermanfaat untuk perguruan tingg," harap Woro melalui rilis resmi (19/1/2021).

Ia menambahkan, " politeknik juga termasuk di dalamnya. Karena apa? Sudah sekitar 10 juta record yang terdaftar. Delapan juta kalau tidak salah itu unique record, berarti delapan juta tidak sama, yang dua juta sama record-nya."

"Bisa dalam bentuk metadata-nya, juga bisa dalam bentuk abstrak, tapi kadang juga dalam buku full text,” urainya.

Dalam kesempatan sama, Woro Titi juga mengajak pegawai di STIA LAN menjadi fungsional pustakawan. Apalagi saat ini para pegawai diarahkan menjadi pejabat fungsional.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X