Tinggalkan Zona Nyamanmu dan Raihlah Beasiswa

Kompas.com - 21/01/2021, 11:02 WIB
Penerima beasiswa Stuned di Tilburg University DOK. STUNEDPenerima beasiswa Stuned di Tilburg University

Affan adalah typical lawyer ibu kota yang selalu tampil rapih dengan penampilan yang sangat corporate look. Affan mengambil program studi Law and Technology di Tilburg University di Belanda.

Sedikit pendiam namun Affan adalah orang yang sangat pragmatis, ambisius dan terstruktur.

Kemudian, tersebutlah Arie, teman Affan satu jurusan di universitas yang sama. Bak Groningen- Maastrich– satu di ujung utara, satu lagi di ujung selatan, keduanya memiliki ingredients yang sangat berbeda!

Arie dengan rambut gondrongnya dan gaya lebih casual adalah seorang ligitator sekaligus peneliti yang karirnya lebih banyak di organisasi nirlaba.

Dibandingkan Affan, Arie jauh lebih ekspresif, menggebu, lugas namun terkadang melankolis. Ia menyikapi dan menjalani hidup dengan lebih santai namun dengan pemikiran super dalam yang terlihat dari isi dan gaya tulisan-tulisannya .

Selama studi di Belanda, keduanya berjuang menghadapi sebuah tantangan baru. Tantangan yang meminjam istilah Arie judul besarnya adalah “Ketika Dignity Terinjak-Injak”.

Bagaimana Affan terpaksa harus puas minum kopi encer dari vending machine di kampus seharga 1 euro dan melupakan kental dan fancy-nya kopi seharga 50-60 ribu rupiah yang hampir setiap hari dibelinya di gerai kopi ternama di lobi kantornya di kawasan segitiga emas di Jakarta, menjadi salah satu highlight dari kisah epik itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Juga cerita bagaimana ‘baper’ dan terhempasnya ego Affan pada saat ditegur oleh petugas kantin di kampus ketika kedapatan mengambil lebih dari satu lembar tissue saat makan siang!

Arie juga bergulat dan berjuang dengan tantangan yang dihadapinya. Ia melihat pengalaman selama di Belanda bukan sekedar belajar untuk mencari ilmu pengetahuan namun belajar untuk bertahan dalam setiap situasi yang penuh cobaan.

Bertahan dan bersabar katanya. Tuntutan akademis yang berat dan tak kenal waktu tak jarang menguji ketahanan fisik dan mental. Catatan penting dari Arie adalah kadang kita melupakan sisi humanis dan hanya mengandalkan sisi nalar semata.

Baca juga: Mau Dapat Beasiswa, Ini 10 Cara Meraihnya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X