Kompas.com - 23/03/2021, 14:05 WIB
3 kerangka manusia di situs kumitir, Mojokerto diindentifikasi oleh pakar dari Unair DOK.laman resmi unair.ac.id3 kerangka manusia di situs kumitir, Mojokerto diindentifikasi oleh pakar dari Unair

KOMPAS.com - Situs peninggalan Kerajaan Majapahit yang berada di kawasan Kumitir, Mojokerto, Jawa Timur, sempat heboh pada Rabu (3/3/2021).

Kehebohan ini bermula dari temuan berupa tiga kerangka manusia yang ditemukan selama ekskavasi tahap ketiga yang dilakukan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur di area sebelah barat tempat pemakaman umum Dusun Bendo, Desa Kumitir.

Rangka manusia itu pun ditemukan saat mengangkat tanah di kedalaman 60 cm pada sektor C Situs Kumitir.

Baca juga: Epidemiolog Unair: Sequencing, Cara Mendeteksi Mutasi Corona B117

Pakar Antropologi Forensik Universitas Airlangga (Unair) Toetik Koesbardiati yang turut tergabung dalam penelitian bersama Tim Ekskavasi BPCB Jatim menyebutkan, salah satu dari tiga temuan kerangka tersebut relatif utuh secara struktur.

"Kondisinya memang sudah remuk di beberapa tempat. Namun, struktur rangka dari tengkorak hingga kaki masih lengkap. Begitu pula bagian rusuk, tulang belakang, dan lengan," ungkap dosen Antropologi Forensik Ragawi FISIP Unair tersebut dilansir dari laman resmi unair.ac.id

Dari hasil analisis, berdasarkan pelvis dan tengkorak, kerangka tersebut diidentifikasi berjenis kelamin perempuan dengan estimasi umur 20-30 tahun dan tinggi badan 141-153 cm.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Toetik yang tergabung dalam upaya eskavasi sejak Selasa (9/3/2021) pun telah mengambil sampel bagian tulang telinga dan tulang tangan untuk diidentifikasi.

Posisi kerangka perempuan itu pun cukup unik karena berposisi tengkurap. Untuk itu, diperlukan analisis arkeotanatologi agar mengetahui alasan posisi rangka tengkurap. Namun, hal itu dilakukan apabila semua rangka telah terekspos dan data penggalian telah dilengkapi.

Begitu pula dengan penentuan usia kerangka untuk mengetahui apakah kerangka tersebut berhubungan dengan era Majapahit ataukah kerangka manusia modern yang dikubur disana.

Hal tersebut perlu dilakukan lantaran tepat di sebelah timur lokasi penemuan kerangka adalah tempat pemakaman umum Dusun Bendo.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.