Kompas.com - 01/04/2021, 13:06 WIB
. SHUTTERSTOCK.

Cara atau pencegahannya

Dalam kesempatan yang sama, pengajar FK-KMK, Fitrina M. Kusumaningrum, mengatakan sejumlah pencegahan yang dapat dilakukan, terutama dalam relasi pacaran di kalangan remaja.

Remaja, perlu memiliki pemahaman terkait hubungan yang sehat. Kemudian, mampu membuat keputusan dengan sehat, dan mempelajari cara komunikasi yang sehat.

Selain itu, remaja perlu mengenalkan pasangan kepada orang tua untuk memunculkan rasa tanggung jawab pasangan, menetapkan batasan dalam hubungan, dan bersikap asertif.

"Asertif ini penting dalam hubungan. Ketika batasan sudah dilanggar, kita harus bisa berkata tidak," ungkapnya.

Bagi orang tua dan keluarga, hal yang dapat dilakukan adalah menguatkan hubungan dengan anak dengan memberi perhatian dan waktu yang lebih, serta memberi apresiasi terhadap hal-hal positif yang dilakukan oleh anak.

Orang tua juga perlu menjalin komunikasi yang terbuka dengan anak, belajar mendengarkan, memahami, dan menghormati pendapat anak, serta mendiskusikan hubungan yang sehat dengan anak.

Baca juga: UGM Minta Saran Sri Sultan HB X untuk Bangun Gedung Ikonik di Jogja

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X