Kompas.com - 01/04/2021, 14:58 WIB
Dahlia (48), seorang Kepala Sekolah dan Guru MIN 1 Tanjung Jabung Barat Jambi yang terus konsisten memilih menghadapi tantangan meskipun kini ia divonis kanker payudara. DOK. TANOTO FOUNDATIONDahlia (48), seorang Kepala Sekolah dan Guru MIN 1 Tanjung Jabung Barat Jambi yang terus konsisten memilih menghadapi tantangan meskipun kini ia divonis kanker payudara.
|
  • mengajarkan
  • keteladanan
  • menentukan prioritas
  • praktis prioritas
  • refleksi

Berikut ini 3 prinsip membangun karakter anak agar peduli protokol kesehatan dan jadi bekal pada saat sekolah tatap muka nanti.

1. Kebertahapan

Artinya proses perubahan, perbaikan, dan pengembangan harus dilakukan secara bertahap. Seorang anak tidak bisa dituntut untuk berubah sesuai yang diinginkan secara tiba-tiba dan instan, namun ada tahapan-tahapan yang harus dilalui dengan sabar dan tidak terburu-buru.

Jelas untuk membangun karakter, hasilnya tidak ada yang serta-merta bisa dirasakan. Pendidikan karakter membutuhkan waktu yang lama sehingga hasilnya bisa dilihat.

2. Kesinambungan

Artinya perlu ada latihan yang dilakukan secara terus menerus. Seberapapun kecil porsi latihan, yang penting latihan itu berkesinambungan.

Sebab proses yang berkesinambungan inilah nantinya akan membentuk rasa dan warna berpikir seseorang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

3. Motivasi diri

Artinya, karakter pada anak terbentuk secara kuat dan sempurna jika didorong oleh keinginan sendiri, bukan karena paksaan dari orang lain.

Baca juga: Mendikbud: Tiga Aktivitas Ini Dilarang Selama Sekolah Tatap Muka

Jadi proses merasakan sendiri dan melakukan sendiri adalah penting. Ini bisa dicontohkan jika mencoba sesuatu maka hasilnya akan berbeda daripada hanya melihat saja.

Halaman:


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X