Kompas.com - 20/05/2021, 09:53 WIB
Ilustrasi. Pendidikan guru Unika Atma Jaya DOK. ATMA JAYAIlustrasi. Pendidikan guru Unika Atma Jaya

KOMPAS.com - Untuk meningkatkan kompetensi guru, Unika Atma Jaya menggelar pelatihan pedagogi guru dengan menjalain kerja sama dengan Claned Group Helsinki, House of Leading and Learning (HOLL) Finlandia, dan PT Anugerah Lestari Terpadu (ALT).

Kerja sama ini akan mendukung pendidikan guru di Indonesia melalui modul pembelajaran interaktif dari Star Lessons dari HOLL, Finlandia, dan Unika Atma Jaya, dengan platform pembelajaran daring dari Claned.

“Program ini menawarkan pedagogi secara utuh melalui pengalaman digital yang merajut proses berpikir guru secara mendalam di proses belajarnya, sebelum guru bisa mentransformasi pembelajaran siswa,” ujar Luciana, Dekan Fakultas Pendidikan dan Bahasa Unika Atma Jaya melalui rilis resmi (19/5/2021).

“Selama ini teman-teman guru telah berjuang meningkatkan kapasitasnya untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan melalui berbagai pelatihan," ungkap Luciana

Ia menambahkan, "program ini akan membantu teman-teman guru memaknai pengalaman dan pelatihan yang telah diperoleh dalam kerangka yang lebih strategis, tidak hanya untuk menerapkan suatu prosedur pembelajaran tetapi untuk membentuk cara pikirnya sehingga guru dapat membimbing cara pikir siswa dalam proses pembelajaran.”

Baca juga: Kemendikbud Ristek Buka Beasiswa S2-S3 bagi Guru dan Tendik

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pedagogi digital

Nantinya, program ini akan membangun pengalaman praktik pedagogis secara digital dengan kurikulum dari House of Leading and Learning (HOLL), Finlandia.

Berbasis pada pembelajaran siswa, model-model pembelajaran berikut akan diberikan: proyek (project-based), kasus (case-based), penelitian (research-based), pembelajaran multidisiplin (multi-disciplinary learning), fenomena (phenomenon-based), dan flipped classroom.

Luciana menjelaskan, guru akan dibimbing untuk memahami dan menerapkan model pembelajaran beragam sesuai dengan tahap belajar siswa yang berbeda.

Misalnya, ketika siswa belajar keterampilan dasar atau ketika mereka belajar suatu fenomena tertentu. Guru belajar membuat pilihan pedagogi yang tepat berdasarkan materi, tujuan, serta proses berpikir guru tentang bagaimana suatu pembahasan diajarkan dan dipelajari sesuai dengan siswa.

Guru juga akan belajar bagaimana mendampingi dan meningkatkan keterampilan siswa dalam pemecahan masalah, kolaborasi, dan komunikasi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X