Kompas.com - 20/05/2021, 18:40 WIB
Ilustrasi pasien infeksi virus corona, pasien Covid-19. Shutterstock/Pordee AomboonIlustrasi pasien infeksi virus corona, pasien Covid-19.
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 sudah berlangsung lebih dari satu tahun. Namun fakta di lapangan, angka kematian akibat Covid-19 mengalami lonjakan.

Berkaca pada kejadian di negara India yang lonjakan kasus Covid-19 meningkat tajam hingga membuat pemerintah kewalahan.

Pandemi Covid-19 tidak boleh dipandang sebelah mata sehingga pemerintah tak henti-hentinya melakukan berbagai cara untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Presentase kematian akibat Covid-19 di Indonesia mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca juga: Masih Ada Kesempatan Dapatkan Buku dari Nadiem Makarim, Simak Caranya

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintah perlu melakukan evaluasi

Menanggapai hal ini Epidemiolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Riris Andono Ahmad mengatakan, pemerintah perlu melakukan evaluasi manajemen pengendalian pandemi terutama terhadap kasus kematian akibat Covid-19 di tanah air.

“Perlu evaluasi case manajemen, bottle neck-nya ada dimana?," kata Riris dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (20/5/2021).

Melalui evaluasi tersebut, lanjut Riris, diharapkan dapat diketahui faktor mana saja yang berkontribusi besar terhadap angka kematian akibat Covid-19.

Baca juga: Ini Alasan Orang Mudah Marah Saat Pandemi Menurut Pakar UGM

Selanjutnya dapat dilakukan perbaikan secara efektif terhadap faktor penyumbang penyebab kematian akibat Covid-19.

Berdasar data yang dihimpun Satgas Covid-19, pada 15 Mei 2021 angka kematian akibat Covid-19 di tanah air sebesar 2,76 persen. Meningkat dari sebelumnya per Februari 2021 sebesar 2,75 persen.

Sementara, presentase kasus angka kematian akibat Covid-19 di dunia sebesar 2,07 persen.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.