Kompas.com - 22/05/2021, 08:40 WIB
Ilustrasi Mahasiswa SHUTTERSTOCKIlustrasi Mahasiswa
|

KOMPAS.com - Di era revolusi industri 4.0, generasi mahasiswa perlu memiliki kompetensi untuk menghadapi dunia kerja. Salah satunya yakni kompetensi di bidang teknologi.

Youth Studies Centre (Yousure) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) UGM mengadakan riset kolaborasi dengan lembaga riset Indonesia Presidential Studies untuk mengetahui persepsi publik atas perkembangan dunia pekerjaan dan dunia kerja anak muda di era digital.

Hasilnya, seseorang yang memiliki keahlian teknologi digital lebih mempunyai peluang untuk mendapatkan pekerjaan ideal di masa depan ternyata lebih tinggi.

Hasil riset menunjukkan, angka kemampuan teknologi digital di dunia kerja mencapai 55,7 persen.

Baca juga: Angka Kematian Covid-19 Meningkat, Epidemiolog UGM Sarankan Hal Ini

Kemampuan yang harus dimiliki di dunia kerja

Selain itu, hasil riset menunjukkan bahwa seseorang yang memiliki modal sosial, ekonomi, kultural, serta didukung keahlian pengoperasian teknologi digital memiliki kemungkinan lebih besar mendapatkan pekerjaan ideal di masa depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peneliti Indonesia Presidential Studies sekaligus Dosen Departemen Ilmu Komunikasi Fisipol UGM Nyarwi Ahmad mengatakan, saat ini kondisi dunia kerja sudah mengalami perubahan atau beralih kepada serba digital.

Mengacu kepada fenomena ini, riset Yousure dan Indonesia Presidential Studies menemukan bahwa 53,2 persen masyarakat sepakat bahwa modal sosial dan ekonomi menjadi varibel yang menentukan untuk mendapatkan pekerjaan ideal di masa depan.

"Kalau tidak ada modal ekonomi, tidak ada modal sosial, maka peluangnya itu (mendapatkan pekerjaan ideal) makin mengecil," kata Nyarwi Ahmad seperti dikutip dari laman UGM, Jumat (21/5/2021).

Baca juga: Telkomsel Berikan Beasiswa dengan Ikatan Dinas, Yuk Simak Syaratnya

Kaum muda miliki optimisme tinggi

Nyarwi mengungkapkan, riset kolaboratif ini juga mengungkapkan bahwa kaum muda Indonesia ternyata cukup memiliki optimisme yang tinggi dalam menghadapi dunia kerja digital.

Sementara itu Peneliti Yousure sekaligus dosen Departemen Sosiologi UGM, Oki Rahadianto, menambahkan, mayoritas kaum muda Indonesia optimis bahwa dunia kerja digital dapat dihadapi dan berpeluang untuk menembus kesenjangan dalam masyarakat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X