Kompas.com - 22/05/2021, 18:47 WIB
Simposium PPI Dunia Kawasan Timtengka Sahkan Deklarasi Mesir Dok. PPI DuniaSimposium PPI Dunia Kawasan Timtengka Sahkan Deklarasi Mesir

“Penyebaran Ujaran Kebencian dan Hoax melalui Media dan Peran Alumni Timur Tengah dalam Menanggulanginya” dibahas oleh Komisi Media.

Menanggapi pergolakan yang kembali memanas antara Palestina dan Israel, Komisi Timur Tengah berfokus pada “Normalisasi Israel dan Negara-Negara Arab: Nasib Palestina Serta Peran Indonesia”.

Baca juga: Kemendikbud Ristek Buka Beasiswa S2-S3 bagi Guru dan Tendik

Adapun Komisi Pemberdayaan Wanita mengulas “Peran Sosial Wanita dalam Islam, Meluruskan Anggapan Keliru Mengenai Peran Wanita dalam Islam”.

Adanya Sidang Komisi ini merupakan wujud dari kepedulian mahasiswa Indonesia di Timur Tengah dan Afrika terhadap isu-isu yang sedang terjadi. Rekomendasi dari Sidang Komisi ini kemudian akan disampaikan ke instansi terkait negara sebagai tindak lanjut.

Sebelumnya, rangkaian acara Simposium PPIDK Timtengka 2021 diawali dengan Sesi Daring selama empat hari, 30 April–Mei dengan empat subtema berbeda.

Dimulai dari Subtema Geopolitik dengan judul “Instabilitas Politik di Timur Tengah dan Kausalitasnya Terhadap Implementasi Moderasi Beragama di Indonesia”, “Mengarusutamakan Strategi Moderasi Beragama sebagai Konter Fetakompli Radikalisme” pada pembahasan Subtema Agama, “Peran Institusi Pendidikan dalam Upaya Mengokohkan Narasi Kebangsaan” pada Subtema Pendidikan, dan Subtema Ekonomi yang bertajuk “Penguatan Potensi Ekonomi Syariah Menuju Kesejahteraan Masyarakat di Era Pandemi”.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Sesi Daring ini, para pembicara dari bidang-bidang terkait yang hadir antara lain Luthfi Rauf selaku Duta Besar LBBP RI untuk Mesir, Alvin Dermawan sebagai Atase Pertahanan KBRI Kairo serta Hajriyanto Yasin Tohari selaku Duta Besar LBBP RI untuk Beirut, pada Subtema Geopolitik.

Baca juga: Universitas Pertahanan Buka Beasiswa S2, Bebas Biaya Kuliah dan Hidup

M. Makmun Rasyid Penulis dan Praktisi Media, Yenny Wahid Komisariat Garuda Indonesia. Yahya Cholil Staquf Katib Aam PBNU, Imam Shamsi Ali Direktur Nusantara Foundation, pada Subtema Moderasi Beragama.

Muhammad Amin Abdullah Guru Besar Filsafat UIN Sunan Kalijaga, Faried F Senong Peneliti di Pusat Kajian Qur’an Jakarta, Hamid Fahmy Zarkasyi Rektor Universitas Darussalam Gontor, pada Subtema Pendidikan.

Sandiaga Salahuddin Uno Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI serta Arief Rosyid Komisaris Independen BSI, mengisi dalam Subtema Ekonomi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.