Kompas.com - 15/07/2021, 12:02 WIB
UT menggelar Temu Public Figure (TPF) menghadirkan Kamasean Yoce Matthews dan Jahru dalam gelar wicara bertajuk Meningkatkan Kualitas Diri Bersama UT secara daring pada 15 Juli 2021. DOK. UTUT menggelar Temu Public Figure (TPF) menghadirkan Kamasean Yoce Matthews dan Jahru dalam gelar wicara bertajuk Meningkatkan Kualitas Diri Bersama UT secara daring pada 15 Juli 2021.

KOMPAS.com - Universitas Terbuka (UT) menggelar Temu Public Figure (TPF) menghadirkan Kamasean Yoce Matthews dan Jahru dalam gelar wicara bertajuk "Meningkatkan Kualitas Diri Bersama UT" secara daring pada 15 Juli 2021.

Kamasean Yoce merupakan mahasiswi jurusan Ilmu Hukum UT Jakarta, berprofesi di dunia tarik suara dan menjadi runner up  Indonesian Idol 2012. Sedangkan Jahru merupakan mahasiswa Ilmu Komunikasi dan menjadi Duta Pariwisata Provinsi Banten.

Kegiatan Temu Public Figure sendiri merupakan acara rutin dies natalis UT yang tahun ini memasuki tahun ke-37. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa UT dan masyarakat luas untuk tidak kenal menyerah terus belajar guna meningkatkan kualitas diri.

Acara TPF UT tahun-tahun sebelumnya memang selalu mengundang mahasiwa aktif UT yang sekaligus menjadi figur publik untuk berbagi semangat belajar mandiri, meski di tengah kesibukan yang mereka jalani.

Beberapa figur publik yang sempat berbagi inspirasi dalam TPF tahun-tahun sebelumnya, diantaranya; Tamara Geraldine, Tina "Toon", Joshua Suherman, Chica Koeswoyo, Novi "Cherrybelle" hingga Arumi Bachsin.

Baca juga: Dies Natalis ke-51 IKJ: Tantangan FSR IKJ di Tengah Revolusi Peradaban

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tantangan belajar mandiri

"Salah satu benefit menjadi mahasiswa UT adalah proses belajar yang sangat dipermudah, sangat personal dan sangat customize dengan schedule saya, dengan kemampuan saya. Kalau boleh saya jujur, masa pandemi ini yang bisa membuat saya tidak stress ya dengan kuliah," ungkap Sean, panggilan akrab Kamasean.

Fleksibilitas waktu menjadi alasan utama mengapa Sean memilih UT sebagai pilihan berkuliah. "Saya tidak akan bisa mengatur waktu untuk bolak-balik ke kampus menyesuaikan jadwal kerja sebagai seorang penyanyi yang tidak menentu. Dan akhirnya, Universitas Terbuka menjadi pilihan," ungkap Sean.

Sementara bagi Jahru, faktor biaya menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih UT sebagai kelanjutan studi.

"Saya menjadi kuliahan yang benar-benar terjangkau dari segi biaya. Pada saat itu yang saya tahu UT itu swasta. Setelah mencari tahu, dan ternyata memang negeri dan banyak keuntungan-keuntungan yang didapat," ujar Jahru.

Selain biaya terjangkau dan fleksibitas waktu belajar, Jahru menyampaikan UT juga menjangkau berbagai kalangan dan beragam usia dan dari mana saja.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.