Kompas.com - 24/07/2021, 20:35 WIB
Nusantralala adalah platform untuk mempopulerkan manfaat Lagu Nusantara dalam mendampingi tumbuh kembang anak. DOK. NUSANTRALALANusantralala adalah platform untuk mempopulerkan manfaat Lagu Nusantara dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

KOMPAS.com - Bertepatan dengan Hari Anak Nasional pada 23 Juli 2021, Nusantralala diluncurkan sebagai bagian rangkaian acara “Bobo Creative Week 2.0”. Nusantralala adalah platform untuk mempopulerkan manfaat Lagu Nusantara dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Nusantralala menghadirkan Lagu Nusantara yang dikemas dengan aransemen modern dan mengedepankan 3 fungsi Lagu Nusantara, yaitu sebagai Pengantar Tidur (Kelonan), Kawan Bermain (Dolanan), dan Teman Fokus (Tumandang).

Seluruh Lagu Nusantralala dapat diakses secara cuma-cuma di berbagai platform digital, serta didistribusikan di ruang-ruang publik yang sesuai.

Mendengarkan Lagu Nusantara yang dikemas secara kreatif, kekinian, serta diproduksi oleh komposer dan seniman profesional adalah langkah untuk membangkitkan kembali nilai-nilai luhur Nusantara di benak anak-anak Indonesia yang hidup di era digital.

Nusantralala yang digagas Berakar Komunikasi, berkomitmen untuk terus melanjutkan upaya melestarikan Lagu Nusantara sebagai media pendamping bagi pertumbuhan anak-anak Indonesia.

“Kita percaya, anak Indonesia mempunyai memori kolektif yang diturunkan melalui DNA dari orang tua atau bahkan leluhurnya," ujar Yoga Adhitrinsa, Direktur Utama Berakar Komunikasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yoga menambahkan, "begitu juga mengenai lagu Nusantara, kalau kita perkenalkan kepada anak akan mudah dikenali dan disukai, karena ada memori kolektif tadi."

"Masalahnya selama ini kurang diperkenalkan saja, sehingga seakan-akan anak Indonesia tidak mengenal lagu yang berakar di tanah airnya sendiri,”ungkap Yoga.

Baca juga: Rayakan Hari Anak, Ikuti Acara Edukatif di Bobo Creative Week 2.0

Mengenalkan kearifan lokal

Selain pengenalan fungsi Lagu Nusantara, pengenalan kearifan lokal untuk potensi ekonomi kreatif juga menjadi hal yang penting. Hal ini diungkapkan Satriyo Wibowo, Direktur Strategi dan Perencanaan Berakar Komunikasi.

“Kearifan lokal itu adalah modal budaya bagi Indonesia dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif yang besar. Melalui Nusantralala, harapannya adalah kita dapat menumbuhkan benih-benih kearifan Nusantara pada anak-anak sehingga dapat menjadi inspirasi yang mengalir dengan lancar untuk masa mendatang," jelas Satriyo.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.