Kompas.com - 30/07/2021, 15:00 WIB
Ilustrasi sayur dan buah yang mengandung gizi tinggi. SHUTTERSTOCK/STOCKCREATIONSIlustrasi sayur dan buah yang mengandung gizi tinggi.
|
Editor Dian Ihsan

Prof. Su Peng menerangkan, Polifenol mampu menghambat oksidasi kolesterol jahat (LDL) secara maksimal. Jenis oksidasi tersebut dianggap sebagai kunci penumpukan lemak di dalam dinding arteri.

"Termasuk memberikan efek anti-inflamasi, antioksidan, anti-platelet, meningkatkan kolesterol baik, serta meningkatkan fungsi Endotel," tuturnya.

Baca juga: BUMA Buka Lowongan Kerja bagi Lulusan S1-S2, Buruan Daftar

2. Sebagai antikanker

Sejumlah efek kemoprevensi pada Polifenol telah berhasil diidentifikasi. Termasuk aktivitas estrogenik/antiestrogenik, antiproliferasi, induksi penghentian siklus sel atau apoptosis, dan pencegahan oksidasi. Serta induksi enzim detoksifikasi, regulasi sistem imun, dan aktivitas antiinflamasi.

"Pada beberapa penelitian, sebagian besar ditampilkan dalam model kultur sel, antioksidan ini mampu membunuh sel kanker," imbuh Prof. Su Peng.

Baca juga: Mahasiswa Baru, Yuk Cermati Panduan Pelaksaaan PKKMB

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

3. Menghambat penuaan

Menurut Prof. Su Peng, mengonsumsi makanan tinggi antioksidan dengan cara yang benar, efektif dalam mengurangi efek penuaan hingga memperpanjang rentang hidup. Antioksidan juga bermanfaat dalam memperbaiki efek buruk dari penuaan pada sistem saraf otak.

Sayangnya, penelitian tersebut baru terbukti pada hewan percobaan. Penelitian pada tikus tua, antioksidan efektif membalikkan defisit terkait usia di otak dan fungsi perilaku.

"Ini baru dibuktikan pada hewan percobaan. Saya belum menemukan penelitian yang menunjukkan dampaknya pada manusia," beber Prof. Su Peng.

4. Sebagai anti-inflamasi dan meningkatkan kekebalan tubuh

Baca juga: Sinarmas Mining Buka Lowongan Kerja bagi Fresh Graduate, Daftar Disini

Ia menjelaskan, efek antioksidan bisa menetralkan radikal bebas dan meningkatkan produksi enzim antioksidan. Terutama ditemukan pada Zinc, Vitamin C, Curcuma, dan Selenium.

"Dampaknya bisa memberikan efek antivirus langsung, meningkatkan kekebalan, menekan peradangan, hingga anti-SARS-CoV-2," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.