Kompas.com - 23/08/2021, 19:00 WIB
Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Rina Indiastuti beserta para wakil rektor menggelar silaturahmi dengan para orang tua mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022 secara virtual, Sabtu (21/8/2021). Dok. Humas UnpadRektor Universitas Padjadjaran Prof. Rina Indiastuti beserta para wakil rektor menggelar silaturahmi dengan para orang tua mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022 secara virtual, Sabtu (21/8/2021).

KOMPAS.com - Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad), Rina Indiastuti mengatakan bahwa masa depan tidak hanya membutuhkan sumber daya manusia yang pintar sesuai bidang studi masing-masing.

Dibutuhkan juga lulusan atau sumber daya manusia yang memang cocok untuk masa depan baik keterampilan, kemampuan kolaborasi, hingga karakter baik dan kuat.

Rina mengatakan, para mahasiswa baru, termasuk mahasiswa baru Unpad, merupakan calon bintang di masa depan. Dalam arti, ketika mahasiswa lulus kuliah, mereka akan berkiprah di masyarakat dan menjadi bintang bagi bangsa Indonesia.

Baca juga: Langka, 9 Jurusan Kuliah Ini Hanya Ada Satu di Indonesia

“Kami optimistis, mahasiswa baru kami atau putra putri Bapak Ibu sekalian adalah calon bintang,” kata Rina dalam silaturahmi secara virtual dengan para orang tua mahasiswa baru 2021/2022, seperti dirangkum dari laman Unpad, Senin (23/8/2021).

Menurutnya, mereka yang terpilih menjadi mahasiswa Unpad adalah orang-orang terbaik yang telah terseleksi dari ratusan ribu pendaftar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena itu ia berharap, dukungan harus terus diberikan oleh orangtua agar mahasiswa mampu menjalani studi dengan baik dan menjadi bintang pada waktunya nanti.

Ia mengatakan bahwa di masa depan, bukan hanya dibutuhkan sumber daya manusia yang pintar sesuai bidang studi masing-masing. Dibutuhkan juga sumber daya manusia yang memiliki keterampilan lain, termasuk keterampilan digital dan keterampilan menjadi pemimpin.

“Jadi nanti yang di kampus itu sifatnya menumbuhkan kolaborasi, menumbuhkan kreativitas, persuasi. Nah, itu keahlian masa depan. Jadi transformasi itu menyiapkan lulusan atau sumber daya manusia yang memang cocok untuk masa depan,” ujarnya.

Baca juga: Belajar Bahasa Korea Gratis dari Korea Foundation, Tunjangan Rp 12,6 Juta

Mahasiswa juga harus disiapkan memiliki karakter baik dan kuat. Menurut dia, untuk menumbuhkan karakter, butuh tanggung jawab bersama antara kampus, orangtua, dan berbagai pihak lainnya.

“Belajar di mana pun, kapan pun sebisa mungkin dalam proses penumbuhan karakter,” ujar Rini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.