Kompas.com - 14/09/2021, 10:25 WIB
Ilustrasi daging sengkel Shutterstock/Mironov VladimirIlustrasi daging sengkel
|

KOMPAS.com - Anak-anak biasanya masih dalam masa pertumbuhan. Karena itu butuh nutrisi yang lengkap agar memberikan dampak jangka panjang dalam perkembangan intelektual.

Karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral merupakan komponen penting dalam nutrisi anak.

Protein berperan penting sebagai zat penyusun jaringan tubuh dan sel, yaitu dalam pembentukan struktur sel, membantu sel menjalankan fungsinya, dan mengatur banyak fungsi di dalam jaringan tubuh dan organ.

Baca juga: 4 Cara Mendidik Anak agar Mandiri

Menurut Ahli Gizi RSA UGM, Yusmiyati, S.Gz., RD, semua produk enzim dan hormon dalam tubuh kandungannya adalah protein.

"Sehingga dengan mengonsumsi protein maka kita mengoptimalkan kerja enzim dan hormon," ujarnya seperti dikutip dari laman RSA UGM.

Dijelaskan, makanan kaya protein ditemukan pada telur, daging, ikan, kedelai, kacang-kacangan berikut produk hasil olahannya seperti tahu, tempe dan susu kedelai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Protein hewani lebih baik dibandingkan dengan protein nabati, karena mengandung asam amino lebih lengkap. Selain telur, daging merupakan salah satu sumber protein tinggi.

"Namun sayangnya di Indonesia konsumsi daging masih rendah," tuturnya.

Baca juga: Agar Tak Bosan Belajar di Rumah, Ini 5 Tips bagi Anak SD

Berikut ini manfaat daging untuk anak atau bagi tumbuh kembang anak:

1. Zat besi

Mengandung zat besi yang meningkatkan kadar Hemoglobin (Hb), Hb sebagai pembawa oksigen sampai ke otak berpengaruh pada kecerdasan dan konsentrasi anak.

2. Omega 3

Mengandung Omega 3 yang mempengaruhi kerja jantung, kerja hati dan sistem saraf pusat sehingga akan mempengaruhi fungsi-fungsi tubuh yang mengandung komponen-komponen tumbuh kembang anak.

3. Vitamin B komplek

Mengandung Vitamin B Komplek yang membantu sistem kerja otak.

4. Zinc dan selenium

Sumber Zinc (Seng) dan Selenium, yang berfungsi untuk kekebalan tubuh dan melancarkan saluran pencernaan.

Dijelaskan, kelebihan konsumsi daging sebagai sumber protein akan tersimpan dalam tubuh dalam bentuk lemak, maka konsumsinya harus seimbang.

Rata-rata kebutuhan protein anak adalah 1,5-2,5/kg/BB/hari, dalam 1 kali makan kebutuhan protein anak rata-rata 40-50 gram dan dalam 100 gram daging sapi memiliki energi yang sangat tinggi yaitu 201 kkal.

Baca juga: Selama Pandemi, 7 dari 10 Anak Merasa Jarang Belajar

"Diharapkan, kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi protein semakin meningkat, karena protein merupakan unsur penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak," harapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.