Kompas.com - 23/09/2021, 17:48 WIB
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) menerima bantuan Oksigen Concentrator dari Tanoto Foundation. Dok. Kemendikbud RistekBiro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) menerima bantuan Oksigen Concentrator dari Tanoto Foundation.
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Dalam penanganan pandemi Covid-19, pemerintah tak bisa bergerak sendiri. Banyak pihak turut berkontribusi agar Indonesia bisa melalui pandemi Covid-19 ini dengan baik.

Termasuk saat Indonesia kekurangan oksigen karena lonjakan kasus positif Covid-19 beberapa waktu lalu. Semua pihak langsung bekerja sama memenuhi kebutuhan oksigen di Indonesia.

Belum lama ini, Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) menerima bantuan Oksigen Concentrator dari Tanoto Foundation.

Baca juga: UM Surabaya Berikan Beasiswa bagi Putra-Putri Perawat dan Bidan

Tanoto Foundation beri bantuan oksigen concetrator

Bantuan ini tentunya bertujuan mempercepat penanganan pandemi Covid-19. Tanoto Foundation menghibahkan bantuan 20 unit oksigen concetrator kepada Kemendikbud Ristek untuk disalurkan kepada beberapa rumah sakit pendidikan negeri dan swasta.

"Apresiasi setinggi-tingginya kami ucapkan. Kami yakin ini adalah ekspresi kepedulian dari Tanoto Foundation dalam memperhatikan infrastruktur kesehatan sejalan dengan nilai luhur Profil Pelajar Pancasila. Yaitu gotong royong, akhlak mulia, kreativitas, dan kebhinekaan global," terang Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Paristiyanti Nurwardani dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (23/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Paristiyanti berharap, kedepan Tanoto Foundation dapat bergerak bersama untuk meningkatkan kepemimpinan dan kemampuan berkomunikasi mahasiswa di Indonesia.

Baca juga: Mahasiswa, Pelajari 3 Bahasa Ini Agar Jadi Juara di Era Globalisasi

Saling membantu saat pandemi Covid-19

Selain itu juga di bidang lain seperti pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi. Senada dengan itu, Kepala Biro Umum dan Pengadaan Barang dan Jasa, Triyantoro berharap, langkah ini menjadi embrio dan dapat menggugah pikiran banyak pihak untuk saling membantu dan berbuat yang terbaik untuk negeri.

"Semoga program ini bisa berlanjut di berbagai bidang lainnya terutama (kerja sama) di bidang riset dan teknologinya. Bantuan ini akan dimanfaatkan semaksimal dan seoptimal mungkin," ungkap Triyantoro.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat, Anang Ristanto menambahkan, Kemendikbud Ristek melihat kepedulian Tanoto Foundation sebagai yayasan yang membawa nilai-nilai lokal dan memberikan manfaat untuk Indonesia.

Kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk menyebarkan kebaikan ke seluruh elemen masyarakat khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan di Indonesia.

"Kami mendukung program-program yang peduli terhadap kemajuan Dunia pendidikan, kami sangat mengapresiasi semua pihak yang memiliki kepedulian sosial yang tinggi dan kepedulian terhadap pendidikan di Indonesia," tegas Anang.

Baca juga: 5 Persiapan untuk Lintas Jurusan di UTBK SBMPTN

Tingkatkan kualitas pendidikan Indonesia

Anang Ristanto mengungkapkan, kolaborasi yang dilakukan Tanoto Foundation dengan Kemendikbud Ristek salah satunya dengan nota kesepahaman mengenai peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Kerja sama ini ikut berpengaruh dalam pemulihan dunia pendidikan dan ekonomi Indonesia di masa pandemi.

"Semoga program sosial semacam ini dapat terus ditularkan dan diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Khususnya untuk kepulihan Indonesia dari krisis dan kebangkitan Indonesia dari pandemi Covid-19," beber Anang.

Dia menekankan, kesehatan dan pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Melainkan harus dibangun bersama seluruh rakyat Indonesia.

Head of Scholarship & Leadership Development, Tanoto Foundation, Aryanti Savitri mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kemendikbud Ristek atas langkah antisipatif yang dilakukan bersama Tanoto Foundation.

Baca juga: Mahasiswa, Ini 3 Keuntungan Kuliah di Luar Negeri

Menurutnya, pendidikan dan kesehatan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

"Visi kami yaitu mentransformasikan nilai pendidikan melalui optimalisasi SDM yang cukup nutrisi dan berkualitas dari sisi pendidikan untuk menciptakan pemimpin masa depan yang sehat jasmani dan rohani. Pelajar Pancasila adalah internalisasi dari kerja sama kita semua," terang Aryanti.

Donasi dari Tanoto Foundation

Tanoto Foundation telah mendonasikan 1 juta masker, 1 juta sarung tangan, 100.000 Hazmat dan 3.000 kacamata di semester awal tahun 2020.

Pada semester kedua tahun 2020, sebagai upaya mendukung hasil karya anak bangsa dalam pengembangan medis, Tanoto Foundation turut menyumbangkan 10.200 set PCR diagnostic test kits lengkap kepada BNPB atau Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

Sumbangan ini adalah hasil kerja sama dengan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia dan PT. Bio Farma (Persero) sebagai produsen PCR test kit tersebut.

Baca juga: Punya IPK 2,69, Bagus Muljadi Jadi Asisten Profesor Termuda di Inggris

Kemudian pada tahun 2021, Tanoto Foundation bersama mitra usaha memberikan hibah bantuan Oksigen Concentrator 10 L sebanyak 2.000 unit kepada Kementerian Kesehatan. Dalam kesempatan ini Tanoto Foundation melanjutkan dengan memberikan 20 unit Oksigen Concentrator kepada Kemendikbud Ristek.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.