Kompas.com - 04/10/2021, 15:56 WIB
Ilustrasi kucing berada di kamar mandi. PIXABAY/KARSTEN PAULICKIlustrasi kucing berada di kamar mandi.
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Kucing termasuk hewan populer yang banyak dipelihara orang. Cara merawat kucing yang relatif mudah menjadi salah satu alasan orang banyak yang memeliharanya.

Namun bagi pemilik hewan peliharaan juga wajib tahu bahwa siklus reproduksi kucing relatif cepat. 

Kucing berusia 6 bulan sudah bisa kawin dengan masa bunting cukup singkat selama 2,5 bulan. Jika tidak dikontrol, populasi kucing bisa meningkat.

Bahkan tidak sedikit pemilik kucing kewalahan memelihara hingga banyak anak-anak kucing yang dibuang di jalanan.

Baca juga: Unpad Siapkan Hybrid Learning, Ini Manfaatnya bagi Mahasiswa

Pentingnya sterilisasi pada kucing

Proses sterilisasi atau kebiri bisa menjadi langkah tepat untuk mencegah lahirnya anak-anak kucing yang tidak diinginkan. Sehingga jumlah kucing peliharaan bisa dikontrol termasuk mengendalikan populasi kucing di jalanan. 

Dosen Program Studi Paramedik Veteriner Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB) Henny Endah Anggraeni menerangkan, sterilisasi pada kucing ini adalah metode pengangkatan organ reproduksi baik jantan maupun betina melalui proses operasi.

Jika proses sterilisasi dilakukan pada hewan jantan yang diangkat adalah organ testis. Sedangkan sterilisasi pada hewan betina yang diangkat ovarium yang sering dikenal dengan sebutan ovariektomi.

"Sedangkan sterilisasi dengan mengangkat organ ovarium dan uterus disebut ovariohisterektomi," kata Henny seperti dikutip dari kanal YouTube IPB TV, Senin (4/10/2021).

Baca juga: 99 Persen Pondok Pesantren Sudah Adakan PTM Terbatas

Hal yang perlu diperhatikan sebelum sterilisasi

Henny menerangkan, untuk melakukan sterilisasi pada kucing perlu memperhatikan beberapa hal, antara lain:

1. Pastikan usia kucing cukup saat dilakukan sterilisasi.

Henny menambahkan, sebelum melakukan sterilisasi, pemilik harus memastikan kucing berusia cukup. Pada kucing betina sudah berusia 6-7 bulan dan pada kucing jantan berusia 9-10 bulan.

2. Pastikan kucing dalam keadaan sehat sebelum pelaksanan sterilisasi.

3. Kucing betina tidak dalam keadaan bunting sehingga proses sterilisasi akan lebih aman.

Baca juga: PT Asian Isuzu Casting Center Buka Lowongan Kerja bagi Fresh Graduate

Manfaat sterilisasi pada kucing

Henny menekankan, pentingnya sterilisasi bertujuan untuk mengendalikan populasi kucing.  Terutama populasi kucing liar.

Tujuan dilakukan sterilisasi, lanjut Henny, untuk kesejahteraan hewan dari kucing itu sendiri. Selain itu, dengan melakukan sterilisasi juga mengurangi risiko penularaan zoonosis yang bisa ditularkan kucing ke manusia.

"Sterilisasipada kucing betina juga dapat mengurangi risiko kanker pada uterus pada usia kucing tua," tandas Henny.

Baca juga: Penghapusan Mural Kritik bagi Pemerintah, Ini Pendapat Akademisi UGM

Selain menekan jumlah populasi kucing, sterilisasi atau kebiri membantu meningkatkan kesejateraan kucing dan pemiliknya dan serta membuat kucing lebih sehat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.