Kompas.com - 08/11/2021, 16:46 WIB

KOMPAS.com - Beberapa perguruan tinggi kini sudah mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang dan syarat yang berlaku.

Ditjen Diktiristek Kemendikbud Ristek telah mengeluarkan panduan tentang penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada semester ganjil tahun akademik 2021/2022.

Panduan tersebut dikeluarkan melalui Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Tahun Akademik 2021/2022.

Yuk, intip bagaimana pelaksanaan PTM terbatas di beberapa perguruan tinggi, merangkum laman Ditjen Dikti:

Baca juga: Sompo Buka Magang bagi Mahasiswa S1-S2, Tunjangan hingga Rp 7,5 Juta

1. Universitas Andalas

Universitas Andalas (Unand) mulai melakukan PTM terbatas pada 11 November 2021. PTM terbatas Unand diberlakukan bagi mahasiswa semester 3 atau sesuai dengan kebutuhan masing-masing fakultas.

Mahasiswa yang mengikuti PTM terbatas harus dalam kondisi sehat, mendapat izin orangtua, dan melaksanakan protokol kesehatan di dalam dan luar kampus.

Tak terkecuali juga dengan dosen dan para staf. Sementara itu, bagi mahasiswa yang tidak bersedia melakukan PTM, Unand tetap memberikan opsi pembelajaran secara daring.

2. Universitas Sebelas Maret

Universitas Sebelas Maret (UNS) resmi memulai PTM terbatas pada 6 September 2021. Hari pertama PTM terbatas dilakukan di empat fakultas yaitu Fakultas Hukum, Fakultas Kedokteran, Fakultas Keolahragaan dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Baca juga: BCA Buka Magang Bakti bagi Lulusan SMA-SMK, D1-D3 dan S1, Yuk Daftar

Penyampaian materi dilakukan hanya satu jam dan mahasiswa yang hadir di ruang perkuliahan berjumlah 12 orang. Sedangkan sisanya mengikuti perkuliahan secara daring dari rumah masing-masing.

Beberapa syarat mahasiswa yang dapat mengikuti PTM terbatas yaitu sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 minimal 1 dosis, berasal dari wilayah Solo raya, mendapatkan izin orangtua dan tidak memiliki penyakit bawaan (komorbid).

Sarah Arifatus Sholihah (19) dan teman-temannya, mahasiswa program studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, mengungkapkan kesannya ketika menjalani perkuliahan secara tatap muka untuk pertama kalinya.Dok. Sarah Arifatus Sarah Arifatus Sholihah (19) dan teman-temannya, mahasiswa program studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, mengungkapkan kesannya ketika menjalani perkuliahan secara tatap muka untuk pertama kalinya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.