Kompas.com - 15/11/2021, 11:05 WIB

Tahukah orangtua bahwa setelah berolahraga, anak dapat mempelajari kata dan kosakata baru 20 persen lebih cepat?

Menurut American Psychological Association, dalam satu semester penerapan kelas pendidikan jasmani, nilai membaca dan matematika siswa yang mengambil kelas kebugaran satu jam sebelum kedua mata pelajaran ini, didapati naik hingga 20 persen.

Jadi, mendaftarkan kegiatan olahraga di tahun-tahun awal anak bersekolah bisa bermanfaat ketika anak belajar mengucapkan kata-kata baru, menyusun kalimat, dan berkomunikasi dengan teman dan orang dewasa.

3. Melibatkan anak dalam hobi

Baik itu memasak, merajut, atau musik, pembelajaran aktif sangatlah penting untuk perkembangan anak usia dini.

Baca juga: Belajar dari Orangtua Jepang Cara Menanamkan Disiplin pada Anak

Menurut pakar pendidikan dan pengajar Jo Moore, sebagian besar anak usia lima tahun saat ini tidak memiliki keterampilan yang mereka butuhkan untuk mulai belajar, seperti dapat memegang pensil.

Dengan pembelajaran aktif, anak dapat dengan cepat dan mudah mengambil keterampilan yang akan mempersiapkannya untuk pendidikan awal, seperti mengikuti instruksi dan koordinasi, termasuk peningkatan koordinasi tangan-mata.

4. Membaca bersama anak, bukan membaca untuk anak

Dengan membaca bersama anak, membuat anak lebih cepat menyerap kata-kata tertulis dan mengenal kata lisan baru dengan lebih efektif.

Hal ini berkaitan dengan pembelajaran aktif, di mana orang tua dan anak terlibat dalam suatu cerita, orangtua menunjukkan gambar dan berbicara dengan anak saat membaca buku sehingga meningkatkan keseluruhan pengalaman.

Saat orangtua "menghidupkan" cerita dari buku, cara ini akan meningkatkan pemahaman anak.

Luangkan waktu 10 menit untuk membaca cerita bersama-sama setiap harinya, dan memiliki berbagai macam buku cerita untuk anak.

Baca juga: Sekolah Pelita Harapan Buka Beasiswa bagi Siswa Se-Indonesia, Senilai Rp 33 Miliar

5. Dukung minat anak

Ketika anak menunjukkan minat pada sesuatu bidang, bantu ia mengikuti dan mengembangkan minatnya.

Ini akan membuat anak lebih mungkin melekat pada minatnya, dan belajar lebih banyak tentang bidang yang diminatinya dari waktu ke waktu.

Dilansir dari Scientific American, terdapat laporan dan studi yang mendapati bahwa dorongan dari lingkungan sekitar memiliki keterkaitan dengan peningkatan IQ anak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.