Mahasiswa Indonesia Wakili Asia Pasifik di Ajang Kelas Dunia, Beri Solusi Limbah Migas

Kompas.com - 15/11/2021, 14:20 WIB

KOMPAS.com - Selama kurun waktu 2015 hingga 2019, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat kenaikan signifikan pada lahan yang terkontaminasi limbah bahan berbahaya dan beracun atau B3.

Pada 2019 misalnya, luasan lahan terkontaminasi naik sebesar 298 persen menjadi 840 ribu meter persegi.

Limbah tak bisa lepas dari aktivitas industri, salah satunya kegiatan hulu migas.

Helmy dan Kardena (2015) dalam tulisan di Journal of Petroleum and Environment Biotechnology 2015 menyebutkan bahwa dengan tingkat produksi minyak 860 ribu barel per hari, terdapat limbah oil sludge sekitar 51 ribu meter kubik tiap tahun.

Baca juga: Kiat Raih Beasiswa S1 Bank Indonesia, Kuliah Gratis bagi Mahasiswa

Oil sludge adalah limbah lumpur minyak bumi yang terjadi dalam proses pengolahan, penyaluran, dan penampungan minyak bumi.

Athallah Naufal, mahasiswa Program Studi Teknik Perminyakan Universitas Pertamina menemukan cara efektif mengolah limbah oil sludge.

“Untuk melarutkan oil sludge, dibutuhkan surfaktan. Inovasi yang saya usung adalah pembuatan biosurfaktan dari limbah minyak jelantah. Selain lebih ramah lingkungan karena menggunakan bahan nabati, biosurfaktan ini juga berpotensi menjadi alternatif mengurangi limbah minyak jelantah,” ungkap Athallah dalam keterangan tertulis Universitas Pertamina.

Inovasi pengolahan limbah karya Athallah, mencuri perhatian juri dan berhasil membuatnya menyabet juara pertama di ajang bergengsi Society of Petroleum Engineers (SPE) Asia Pacific Regional Student Paper Contest.

Alhasil, Athallah akan mewakili Regional Asia-Pasifik untuk bertanding pada Konferensi Internasional SPE di Houston, Oktober 2022 mendatang.

Baca juga: 3 Beasiswa Penuh S1-S2 dari Pemerintah, Calon Mahasiswa Harus Tahu

Ide pengolahan limbah oil sludge, menurut Athallah, didapatkannya dari hasil pengamatan di beberapa perusahaan migas.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.