Kompas.com - 24/01/2022, 15:27 WIB

KOMPAS.com - Salah satu kuliner Indonesia yang disukai banyak orang adalah satai atau sate. Bahkan mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama pun sempat menyebutkan sate sebagai salah satu makanan favoritnya semasa tinggal di Indonesia.

Daging yang digunakan untuk membuat sate pun beragam. Yang paling umum digunakan adalah sate daging ayam dan kambing.

Kuliner yang dibuat dengan cara dibakar menggunakan arang ini dalam penyajiannya dilengkapi dengan bumbu kacang atau bumbu kecap.

Namun siapa sangka dibalik kenikmatan sate ternyata menimbulkan dampak kurang baik bagi kesehatan tubuh manusia.

Baca juga: Dokter RSND Undip: Vaksin Covid-19 sebagai Perlindungan Awal bagi Anak

Karsinogen dibalik kenikmatan sate

Mahasiswa program Doktor Ilmu Ternak di Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB) Eko Saputro dalam disertasinya mengusung penelitian berjudul 'Mitigasi Pembentukan Karsinogen Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAH) dalam Sate Kambing'.

Penelitian disusun bersama promotor yang terdiri dari Prof. Djalal Rosyidi (Fapet), Prof. Lilik Eka Radiati (Fapet), dan Prof. Warsito (FMIPA).

Eko mengatakan, dibalik kenikmatan sate ternyata ada potensi bahaya senyawa karsinogen penyebab kanker, yang disebut polycyclic aromatic hydrocarbons (PAH).

Yakni hidrokarbon aromatik dengan dua atau lebih cincin benzena yang menyatu dalam berbagai konfigurasi struktural.

"Sebenarnya manusia dapat terpapar PAH dari berbagai sumber. Misalnya menghirup udara yang tercemar asap rokok, asap kendaraan, asap dari pabrik," kata Eko seperti dikutip dari laman UB, Senin (24/1/2022).

Baca juga: Perusahaan Game Ini Buka Lowongan Kerja bagi S1, Yuk Daftar

Makanan dibakar dengan arang terpapar PAH

Selain itu paparan PAH ini juga bisa didapatkan saat mengonsumsi makanan yang dipanggang menggunakan arang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.