Kompas.com - 21/03/2022, 16:28 WIB

KOMPAS.com - Di ranah Sosial dan Humaniora (Soshum) atau kelompok studi IPS, jurusan kuliah atau program (prodi) Ilmu Hukum selalu menjadi jurusan dengan peminat terbanyak di Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Di tahun 2021 misalnya, prodi hukum menjadi prodi dengan peminat terbanyak di PTN favorit, sebut saja Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Jumlah peminat prodi Hukum UI di SBMPTN 2021 ialah sebanyak 3.161 calon mahasiswa. Sementara daya tampung prodi hukum UI di tahun 2022 ini ialah 90 kursi.

Lalu, peminat prodi Hukum UGM di SBMPTN 2021 berjumlah 3.542 orang, dengan daya tampung di tahun 2022 sebanyak 99 kursi.

Baca juga: 25 Jurusan Kuliah UI dengan Tingkat Persaingan Rendah di SBMPTN

Jumlah peminat juga sama banyaknya di sejumlah PTN lain, sebut saja Unpad dan Undip. Peminat prodi Hukum Unpad di SBMPTN 2021 sebanyak 3.408 orang dan peminat prodi Hukum Undip sebanyak 3.391 orang.

Apa yang dipelajari di prodi Hukum?

Jurusan Ilmu Hukum bisa dikatakan sebagai jurusan favorit di rumpun sosial humaniora. Bahkan, hampir seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia menawarkan jurusan Ilmu Hukum.

Merangkum Quipper Campus, mata kuliah yang akan kamu temui di jurusan Ilmu Hukum antara lain Hukum Pidana, Hukum Perdata, Hukum Tata Negara, Hukum Administrasi Negara, Hukum Agraria, Hukum Perdagangan, Hukum Adat, Hukum Internasional, Hukum Waris, Hukum Lingkungan, Hukum dan Hak Asasi Manusia, dll. Selama kuliah, kamu juga akan dibekali dengan pelatihan paralegal dan praktek kemahiran litigasi.

Baca juga: 7 Sekolah Penerbangan di Indonesia untuk Jadi Pilot, Intip Biayanya

Pada akhir masa kuliah, biasanya mahasiswa jurusan ini dituntut untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama kuliah melalui magang di berbagai firma hukum, lembaga pengadilan, dan juga kantor kejaksaan.

 

Prospek kerja

Prospek kerja untuk lulusan Ilmu Hukum sangat terbuka lebar, karena hampir semua instansi pemerintah dan perusahaan membutuhkan ahli hukum.

Prospek kerja yang menanti lulusan jurusan ini sangat bervariasi. Beberapa pilihan karier mengharuskanmu untuk menempuh studi lanjut setelah lulus S1. Misalnya, kamu yang ingin jadi pengacara harus ambil Pendidikan Khusus Profesi Advokat. Kalau kamu bercita-cita jadi notaris maka harus menempuh S2 Kenotariatan.

Sementara lulusan sarjana atau S1 Ilmu Hukum juga disajikan beragam pilihan karier yang bisa digeluti, seperti sebagai staf legal di perusahaan, pekerjaan di bidang personalia atau HRD, management trainee, hingga bagian keuangan di perusahaan. Jurusan Ilmu Hukum juga dapat berkarier sebagai jaksa atau hakim di lembaga pengadilan.

Baca juga: Uang Saku Di Atas Rp 10 Juta Per Bulan, Daftar 10 Beasiswa S1-S2 Ini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.