Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perbedaan PTN dan PTS, Calon Mahasiswa Wajib Paham

Kompas.com - 23/04/2022, 09:43 WIB
Albertus Adit

Penulis

KOMPAS.com - Sebelum menentukan jurusan kuliah, ada baiknya calon mahasiswa juga menentukan kampusnya. Hal ini tentu karena kampus akan jadi tempat untuk menimba ilmu.

Tetapi, memilih kampus juga harus tepat. Ada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atau Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Semua memiliki keunikan masing-masing.

Jadi, apakah kamu sudah menentukan mau kuliah di PTN atau PTS? Jangan sampai salah pilih, apalagi terkait jurusan kuliah.

Baca juga: Calon Mahasiswa, Ini Perbedaan Statistika dan Sains Aktuaria ITS

Tapi, kalau mau kuliah di PTN maka harus lulus seleksi pada SNMPTN, SBMPTN atau seleksi mandiri PTN.

Sedangkan di PTS, calon mahasiswa bisa mendaftar langsung ke PTS yang ingin dituju. Di Indonesia ada banyak perguruan tinggi.

Bagi yang masih galau ingin kuliah di PTN atau PTS, maka harus memahami perbedaan PTN dan PTS terlebih dahulu. Melansir laman Aku Pintar, ini penjelasannya.

Perbedaan PTN dan PTS

Perbedaan PTN dan PTS di jalur Penerimaan Mahasiswa Baru

Jika di PTS ada 3 jalur yang dibuka. Yakni SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Mandiri. SNMPTN adalah seleksi calon mahasiswa baru berdasarkan prestasi akademik (dan non-akademik).

Sedangkan SBMPTN adalah seleksi berdasarkan hasil tes (UTBK). Meskipun nama kedua jalur ini terus berubah, dasar seleksi SNMPTN dan SBMPTN relatif sama dari waktu ke waktu.

Untuk jalur ketiga yaitu Seleksi Mandiri, setiap perguruan tinggi negeri diperbolehkan menerapkan ketentuannya masing-masing. Mulai dari kriteria seleksinya, dengan ujian atau tidak, hingga biaya pendaftaran dan kuliah, seluruhnya menjadi kewenangan kampus negeri masing-masing.

Sedang kampus swasta, yang tidak terikat dengan peraturan pemerintah dalam proses penerimaan mahasiswa baru, memiliki beberapa jalur seleksi yang biasanya diselenggarakan dalam beberapa gelombang.

Baca juga: Calon Mahasiswa, Ini 3 Jenis Materi UTBK SBMPTN 2022

Misalnya, jalur penerimaan mahasiswa baru di PTS adalah jalur prestasi (tanpa tes), jalur tes, jalur undangan dengan sekolah yang telah memiliki kerja sama, dan lain-lain. Tak jarang, jenis tes dan materi ujian setiap kampus swasta pun berbeda.

Atau ada beberapa PTS yang menggunakan nilai UTBK untuk seleksi masuk. Karena cukup independen dari ketentuan pemerintah.

Perbedaan PTN dan PTS di koordinasi dan pengelolaan

Hal yang perlu dipahami adalah PTN adalah perguruan tinggi yang diselenggarakan atau dikelola oleh pemerintah, tepatnya berada di bawah koordinasi Kemendikbud Ristek.

Sementara itu, PTS adalah perguruan tinggi yang didirikan dan dikelola oleh lembaga non-pemerintah (yayasan) dengan koordinasi di bawah Kopertis (Koordinator Perguruan Tinggi Swasta).

Perbedaan PTN dan PTS di pembiayaan pendidikan

Perbedaan selanjutnya ialah mengenai status Badan Hukum perguruan tinggi negeri berpengaruh pada pembiayaan pendidikan. Tarif atau biaya pendidikan di kampus negeri ditetapkan sesuai dengan pedoman dari Kemendikbud Ristek.

Uang Kuliah Tunggal (UKT), misalnya, disusun dalam beberapa golongan untuk menyesuaikan dengan keadaan ekonomi mahasiswa, orang tua, atau pihak lain sebagai penyandang dana.

Karena adanya batasan-batasan dalam pengelolaan pendanaan, maka fasilitas perkuliahan PTN juga terbatas. Jadi, calon mahasiswa baru yang akan masuk kampus negeri harus diseleksi agar daya tampungnya mencukupi.

Baca juga: 7 Politeknik Terakreditasi A di Indonesia, Info bagi Calon Mahasiswa

Namun sebaliknya, PTS tidak terikat dengan aturan yang membatasi pembiayaan pendidikan. Komponen biaya kuliah pada tiap-tiap universitas swasta pun tak harus sama.

Keleluasaan ini memberi ruang bagi kampus swasta untuk mengembangkan fasilitas perkuliahannya. Maka semakin baik dan mencukupi fasilitas kampus, semakin besar kuota penerimaan calon mahasiswa baru.

Perbedaan PTN dan PTS yakni alumni (lulusan)

Sampai saat ini ada anggapan bahwa lulus kampus negeri pasti prospek kerjanya akan cerah. Tetapi, keyakinan ini memang tak bisa disalahkan sepenuhnya.

Misalnya, mayoritas pegawai Pertamina adalah alumni kampus negeri seperti Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Padjadjaran, dan universitas-universitas negeri favorit yang lain.

Tapi misalnya di Tokopedia, jumlah pegawai alumni Universitas Indonesia setara dengan alumni Universitas Bina Nusantara. Dalam hal ini, prospek alumni PTN (UI) tidak jauh lebih baik daripada prospek alumni PTS (Binus).

Jadi, kita tak bisa membuat generalisasi bahwa perbedaan lulusan PTN dan PTS terletak pada peluang kerjanya saja tanpa melihat faktor-faktor lain seperti kualitas individu, instansi penyedia kerja, dan lain-lain.

Baca juga: Perbedaan Vokasi dan Sarjana, Calon Mahasiswa Sudah Paham?

Sebab, semua tergantung dari kemampuan lulusan tiap individu dalam mengembangkan potensi diri untuk bisa bekerja dan bersaing di dunia kerja.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com