Kompas.com - 25/05/2022, 10:45 WIB
|
Editor Dian Ihsan

"Pengetahuan tradisional menjadi kunci dari pelestarian serangga tersebut sehingga serangga-serangga yang dimanfaatkan tidak tereksploitasi terlalu besar," urainya.

Ancaman pelestarian serangga

Meskipun secara tradisional serangga-serangga tersebut memberikan manfaat yang luar biasa, terdapat banyak ancaman dalam upaya pelestariannya.

Baca juga: 7 Inspirasi Desain Kamar Kos Bikin Nyaman, Mahasiswa Yuk Coba

Nadzir ada beberapa ancaman yang menjadi ancaman pelestarian serangga, antara lain:

1. Perubahan iklim.

2. Kehilangan habitat karena alih fungsi lahan.

3. Peningkatan produktivitas pertanian dengan penggunaan pestisida yang tidak bijaksana.

4. Perdagangan bebas serangga dapat menghambat pelestarian serangga.

Menurut Nadzir, dari ancaman-ancaman yang ada, dapat dicarikan solusinya masing-masing.

Ia menyebut, hal yang paling banyak digunakan sekarang adalah adanya pengenalan serangga-serangga ke anak usia dini.

Pengenalan serangga sedari dini memberikan kesempatan anak tersebut mengenal dan menyukai serangga sejak kecil.

"Mengenalkan serangga dengan berlibur ke tempat wisata. Wisata edukasi memperkenalkan kupu-kupu, lebah, dan serangga lainnya ke anak kecil menjadikan memori si anak dapat dikenang hingga dewasa nanti," papar dia.

Baca juga: Beasiswa Jabar Future Leaders Scholarship untuk D3-S3, Cek Syaratnya

Selain itu, pelestarian serangga juga dapat dilakukan dengan pertunjukan budaya atau seni. Seni wayang yang umumnya dikatakan kuno, diganti menjadi pertunjukan wayang serangga.

"Dengan tetap memegang kesenian wayang, cerita dan wayangnya diganti topiknya dengan serangga. Sehingga serangga yang memberikan manfaat yang luar biasa dapat dikenal melalui media seni seperti wayang ini," pungkas Nadzir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.