Medio by KG Media
Siniar KG Media

Saat ini, aktivitas mendengarkan siniar (podcast) menjadi aktivitas ke-4 terfavorit dengan dominasi pendengar usia 18-35 tahun. Topik spesifik serta kontrol waktu dan tempat di tangan pendengar, memungkinkan pendengar untuk melakukan beberapa aktivitas sekaligus, menjadi nilai tambah dibanding medium lain.

Medio yang merupakan jaringan KG Media, hadir memberikan nilai tambah bagi ranah edukasi melalui konten audio yang berkualitas, yang dapat didengarkan kapan pun dan di mana pun. Kami akan membahas lebih mendalam setiap episode dari channel siniar yang belum terbahas pada episode tersebut.

Info dan kolaborasi: podcast@kgmedia.id

Mengapa Orangtua Harus Menjadi Teladan bagi Anak?

Kompas.com - 17/06/2022, 15:14 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Oleh: Nika Halida Hashina dan Ristiana D. Putri

KOMPAS.com - Pada masa perkembangan anak, eksplorasi yang mereka lakukan bukan hanya perihal keingintahuan, tetapi juga sikap dan cara berperilaku. Maka dari itu, anak pasti membutuhkan sosok yang bisa dijadikan teladan.

Ada baiknya jika anak dapat melihat atau mendapatkan pengajaran lebih lanjut secara langsung dibandingkan dari tontonan atau bacaan. Oleh karena itu, orangtua berperan penting untuk membantunya.

Dengarkan pembahasan ini dalam siniar Obrolan Meja Makan episode “Mengapa Orangtua Harus Menjadi Teladan Bagi Anak” bersama Moms Community Nakita, Suci Rahmadani.

Dikatakan pula, orangtua harus pandai dalam bersikap karena anak dapat menirunya kapan pun. Makanya, orangtua harus bisa memosisikan diri dengan baik sejak dini.

Anak dan Kebutuhan Menirunya

Melansir Parents, tentu tidak semua anak akan meniru setiap perbuatan orangtua mereka.

"Beberapa anak menghabiskan lebih banyak waktu mengamati dan memproses informasi sebelum mereka mencoba sesuatu," ujar Daniel B. Kessler, Direktur Perkembangan Pediatri dan Perilaku di Pusat Kesehatan Anak Rumah Sakit St. Joseph di Arizona, Amerika Serikat.

Anak yang berada pada masa emas biasanya akan mencerna suatu informasi atau perilaku di sekitarnya dengan cepat. Maka dari itu, mereka butuh penyesuaian untuk menangkap maksud pergerakan orang dewasa di sekitarnya.

Baca juga: Ajari Anak untuk Menerima Kegagalan

Selain itu, peniruan berdasarkan identitas biasanya akan berlangsung sejak berusia tiga tahun. Sering kali anak laki-laki akan meniru ayah mereka. Sementara itu, anak perempuan akan lebih condong untuk meniru ibu mereka.

Peniruan ini bisa bermakna sebagai tahap menuju kemandirian. Artinya, anak usia lima tahun akan mulai memiliki perasaan bahwa ia bisa melakukan segala hal. Seperti, “Ah, itu kelihatannya tidak terlalu sulit dilakukan, aku juga pasti bisa.”

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.