Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Two-Teachers Model, Upaya Mengakselerasi Pendidikan Pasca-pandemi

Kompas.com - 12/07/2022, 16:51 WIB
Ayunda Pininta Kasih

Penulis

KOMPAS.com - Ketika pandemi mereda dan sekolah sudah menerapkan pembelajaran tatap muka, para siswa harus cepat mengejar ketertinggalan pembelajaran atau learning loss yang terjadi selama pandemi.

Hal tersebut dipaparkan Sabda PS, Founder dan Chief Education Officer Zenius Education saat memberikan materi mengenai hybrid learning dan two-teachers model di peluncuran Hybrid Edunation 2022.

Menurutnya, meski pembelajaran tatap muka telah digelar 100 persen, momentum adaptasi teknologi tetap harus dijaga oleh para pemangku kepentingan di bidang pendidikan selama pandemi.

"Oleh karenanya, hybrid learning dengan pendekatan two-teachers model ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk pendidikan pasca pandemi," paparnya dalam peluncuran Hybrid Edunation 2022 yang disiarkan secara langsung melalui aplikasi Zenius ke lebih dari 2,000 siswa di 101 cabang New Primagama.

Baca juga: Ingin Lebih Paham Materi, Coba Konsep Belajar Yang Penting-Penting Aja

Pendekatan two-teachers model, lanjut Sabda adalah model pembelajaran gabungan antara online dan offline. Metode ini bakal dilakukan Zenius bersama New Primagama.

Lebih lanjut Sabda menerangkan, dalam praktiknya nanti, tutor Zenius akan mengajar secara online melalui aplikasi Zenius secara serentak di cabang-cabang New Primagama.

Sementara itu, guru atau tentor offline di masing-masing cabang New Primagama akan membantu siswa untuk memahami dan memperdalam materi yang diberikan sebelumnya.

Siswa juga bisa langsung bertanya kepada tentor jika mereka masih memiliki pertanyaan tentang materi tersebut.

Dalam melaksanakan Hybrid Edunation 2022, Zenius juga didukung oleh Telkom Indonesia sebagai penyedia jaringan internet untuk melangsungkan two-teachers model di seluruh kota tempat berlangsungnya acara tersebut.

Baca juga: Zenius-Disney Hadirkan Platform Belajar Interaktif untuk Siswa SD

Executive Vice President DBS (Divisi Business Service) Telkom Pontjo Suharwono mengatakan bahwa sebagai bentuk dukungan BUMN dalam memperkuat layanan digital di seluruh Indonesia, Telkom memberikan dukungan penuh kepada Zenius melalui infrastruktur digital yang andal.

"Kami juga melihat Zenius sebagai edtech yang inovatif, dengan membawa pendekatan two-teachers model yang akan membantu mengakselerasi pendidikan pasca pandemi," ujarnya.

Rangkaian acara Hybrid Edunation 2022 yang akan berlangsung hingga Agustus 2022 ini juga akan menampilkan beberapa pemimpin daerah dan tokoh nasional untuk menjadi Prime Tentor.

Acara akan dibuka di kota Jakarta oleh Founder dan Chief Education Officer Zenius Sabda PS. Menyusul dilanjutkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak yang akan menjadi Prime Tentor di Jawa Timur.

Hybrid Edunation berlanjut ke Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Jawa Barat, dan kembali ke Jakarta untuk seri penutup.

Baca juga: Cara Cek Siswa Penerima Bantuan Kartu Indonesia Pintar SD-SMA 2022

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terkini Lainnya

LSPR Institute Gelar Wisuda bagi 1.424 Lulusan, 4 Atlet Mahasiswi Jadi Inspirasi

LSPR Institute Gelar Wisuda bagi 1.424 Lulusan, 4 Atlet Mahasiswi Jadi Inspirasi

Edu
Beasiswa BCA 2025 buat Siswa SMA-SMK, Ada Uang Saku dan Kesempatan Kerja

Beasiswa BCA 2025 buat Siswa SMA-SMK, Ada Uang Saku dan Kesempatan Kerja

Edu
Sosok Alland, Wakili Pemuda Indonesia di Konferensi Internasional COP 29

Sosok Alland, Wakili Pemuda Indonesia di Konferensi Internasional COP 29

Edu
32 Tahun Jadi Guru, Cerita Kuswanto Tolak Hadiah Kepsek dari Presiden

32 Tahun Jadi Guru, Cerita Kuswanto Tolak Hadiah Kepsek dari Presiden

Edu
Soal Gaji Guru Naik Rp 2 Juta, FSGI: Ada Kesalahan Informasi

Soal Gaji Guru Naik Rp 2 Juta, FSGI: Ada Kesalahan Informasi

Edu
Pemerintah Anggarkan Rp 17,15 Triliun untuk Renovasi Sekolah

Pemerintah Anggarkan Rp 17,15 Triliun untuk Renovasi Sekolah

Edu
Sosok Mbah Melan, Guru TikTokers yang Dapat Anugerah Guru Hebat dari Prabowo

Sosok Mbah Melan, Guru TikTokers yang Dapat Anugerah Guru Hebat dari Prabowo

Edu
Profil Prof Tatacipta Dirgantara, Rektor Baru ITB 2025-2030

Profil Prof Tatacipta Dirgantara, Rektor Baru ITB 2025-2030

Edu
Wisuda 2024 UMHT, Wisudawan Diajak Siap Hadapi Era Digital dan Bersaing Global

Wisuda 2024 UMHT, Wisudawan Diajak Siap Hadapi Era Digital dan Bersaing Global

Edu
Mulai 2025, Mendikdasmen Berlakukan Pengelolaan e-Kinerja Guru yang Sederhana

Mulai 2025, Mendikdasmen Berlakukan Pengelolaan e-Kinerja Guru yang Sederhana

Edu
9 Kampus Kristen dan Katolik Terakreditasi Unggul

9 Kampus Kristen dan Katolik Terakreditasi Unggul

Edu
Profil Pendidikan Luthfi-Taj Yasin, Unggul Quick Count Pilkada Jateng 2024

Profil Pendidikan Luthfi-Taj Yasin, Unggul Quick Count Pilkada Jateng 2024

Edu
Ingin Bekerja di Event Management? Kenali Pentingnya Sertifikasi Profesinya agar Gampang Diterima

Ingin Bekerja di Event Management? Kenali Pentingnya Sertifikasi Profesinya agar Gampang Diterima

Edu
Apa Itu Sertifikasi Kompetensi? Ketahui Pentingnya Sertifikasi Kompetensi di Dunia E-Commerce

Apa Itu Sertifikasi Kompetensi? Ketahui Pentingnya Sertifikasi Kompetensi di Dunia E-Commerce

Edu
MNP Wajibkan Mahasiswa Digital Animation Miliki 2 Sertifikasi Kompetensi dan Profesi untuk Lulus

MNP Wajibkan Mahasiswa Digital Animation Miliki 2 Sertifikasi Kompetensi dan Profesi untuk Lulus

Edu
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau