Kompas.com - 18/08/2022, 17:25 WIB

KOMPAS.com – Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof. Jamal Wiwoho resmi meluncurkan UNS Inclusion Matrics. Peresmian tersebut digelar pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia (RI), di pelataran Danau UNS, pada Rabu (17/8/2022). 

UNS Inclusion Matrics erupakan sebuah inovasi model perankingan yang dikembangkan oleh Pusat Studi Disabilitas (PSD) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNS.

“UNS Inclusion Matrics ini sebagai upaya positif untuk mengukur Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia dalam mengimplementasikan kampus ramah disabilitas. Sekaligus juga mendorong PT menuju kampus inklusif yang ramah disabilitas,” ungkap Prof. Jamal pada Rabu (17/8/2022), dilansir dari laman UNS.

Baca juga: Beasiswa Juara 2022 Kemendikbud-Lotte, Beri Biaya Kuliah hingga Rp 200 Juta

Dengan peresmian Inclusion Matrics tersebut, Prof. Jamal berharap agar UNS dan Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia semakin memperhatikan para penyandang disabilitas dengan memberikan kesempatan pemenuhan hak-hak disabilitas, khususnya di bidang Pendidikan Tinggi.

Inclusion Matrics itu sendiri berfungsi mengukur tingkat inklusivitas di PT dan mengeluarkan kebijakan PT terkait pendidikan inklusi.

“Selain untuk mengukur tingkat inklusivitas di PT, UNS Inclusion Matrics juga difungsikan untuk mengeluarkan kebijakan PT terkait pendidikan inklusi, bagaimana PT membangun budaya inklusi, mewujudkan praktik pendidikan inklusi di bidang akademik, serta mengimplementasikan hal-hal yang berkaitan dengan administratif, kemahasiswaan, dan sarana prasarana yang ramah disabilitas,” lanjut Prof. Jamal.

Baca juga: TeDi, Aplikasi Penyandang Disabilitas Pertama di Indonesia dengan Fitur Lengkap Karya Mahasiswa

Ucapan selamat dari banyak tokoh

Ketua Dewan Profesor UNS, Prof. Suranto Tjiptowibisono yang turut hadir pada acara tersebut berharap agar Inclusion Matrics tersebut dapat menjadi pelopor kampus inklusi di Indonesia. Sehingga dapat memberikan kontribusi bermakna dalam memberikan kesempatan bagi kaum disabilitas di Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Muhadjir Effendy turut menyampaikan kebanggaannya atas peluncuran UNS Inclusion Matrics.

“Apresiasi yang tinggi kepada UNS yang telah menjadi pelopor lahirnya UNS Inclusion Matrics sebagai upaya PT dalam mewujudkan kampus inklusif yang ramah disabilitas,” ungkap Muhadjir.

Baca juga: 5 Ciri Orang Cerdas Bukan Hanya Dilihat dari IQ, Kamu Punya Ciri-cirinya?

Ucapan selamat juga datang dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali. Zainudin merasa terharu dengan pencapaian ini dan melihat peluncuran UNS Inclusion Matrics sebagai hal yang luar biasa. Zainudin sendiri yakin bahwa UNS akan sukses dalam melaksanakan program UNS Inclusion Matrics ini.

“Selamat dan sukses atas launching UNS Inclusion Matrics. Semoga dari launching ini dapat menjadi trigger bagi PT lainnya untuk turut serta dalam pemenuhan hak penyandang disabilitas di Indonesia,” ujar Zainudin Amali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.