Kompas.com - 15/03/2014, 11:41 WIB
Petugas sub rayon 02 Jakarta Pusat menyortir paket-paket soal ujian nasional tingkat SMP berdasarkan mata pelajaran di SMPN 04, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4/2013). Sub rayon itu melayani kebutuhan soal bagi 55 sekolah di tiga kecamatan di Jakarta Pusat. Ujian nasional sendiri akan dimulai pada Senin (22/4/2013) besok.
 
KOMPAS/WISNU WIDIANTOROPetugas sub rayon 02 Jakarta Pusat menyortir paket-paket soal ujian nasional tingkat SMP berdasarkan mata pelajaran di SMPN 04, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4/2013). Sub rayon itu melayani kebutuhan soal bagi 55 sekolah di tiga kecamatan di Jakarta Pusat. Ujian nasional sendiri akan dimulai pada Senin (22/4/2013) besok.
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com - Proses pencetakan naskah ujian nasional (UN) ternyata bisa dimonitor secara online melalui aplikasi yang ada pada telepon genggam pejabat kementerian. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Balitbang Kemendikbud), Furqon.

Sembari menunjukkan aplikasi itu kepada Kompas.com di ruang kerjanya, Jumat (14/3/2014), Furqon mengatakan, selama ini hal itu menjadi salah satu cara yang untuk memantau jalannya proses pencetakan naskah. Dengan demikian, pihaknya tak selalu harus menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke percetakan.

"Melalui cara online, kita bisa monitor pencetakan naskah setiap harinya," kata Furqon.

Aplikasi tersebut akan menampilkan jumlah naskah soal yang telah dicetak setiap hari untuk memenuhi kebetuhan naskah siswa di 34 provinsi di Indonesia. Adapun menurut catatan Kemendikbud, siswa yang akan mengikuti UN tahun ini berjumlah 6.939.605 siswa yang terbagi dalam tingkat SMP/MTs dan SMPLB, SMA/MA dan SMALB, SMK/MAK, Paket B/Wustha, serta Paket C.

Jadi, menurut Furqon, jika terjadi hal-hal mencurigakan dalam proses produksi naskah, Kemendikbud dapat segera melakukan pengecekan dengan cepat.

"Misalnya, percetakan soal pada hari ini lamban, tidak seperti biasanya," jelasnya.

Furqon menjelaskan, untuk pencetakan naskah UN tingkat SMA/MA akan didahulukan. Hal ini mengingat pelaksanaan UN sendiri akan berlangsung tepat satu bulan mendatang, yakni pada 14 April 2014. Naskah soal tersebut ditargetkan paling lambat selesai pada 20 Maret 2014 dan siap dilakukan pengepakan untuk dikirim.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pengiriman diprioritaskan kepada daerah-daerah terpencil dan lokasi yang terjauh lebih dahulu. Misalnya, ke Indonesia bagian timur," kata Furqon.

Selain dilakukan pihak kementerian, pengawasan pencetakan naskah juga akan melibatkan pihak perguruan tinggi, dinas pendidikan setiap provinsi, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), kepolisian, serta tim supervisi teknis yang berasal dari Politeknik Multimedia dan pakar percetakan perguruan tinggi dan dan pakar dari Puspendik.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.