Kompas.com - 13/04/2014, 18:52 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi X DPR, Jumat (26/4/2913). Kompas.com/SABRINA ASRILMenteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi X DPR, Jumat (26/4/2913).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Kerahasiaan naskah kerap menjadi sorotan tiap kali penyelenggaraan Ujian Nasional. Bahkan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohamad Nuh menegaskan, kesuksesan UN ditandai dengan tidak adanya kebocoran soal.

"Naskah ini harus dijamin kerasahaiannya. Ujian ini sukses kalau naskah terjaga kerahasiaan," ujarnya di sela inspeksi mendadak (sidak) ke SMA 35 Jakarta, Minggu (13/4/2014).

Oleh karena itu, lanjut Nuh, penjagaan kerahasiaan naskah dimulai dari awal percetakan. Pada tahap ini, pengawasan pencetakan dilakukan selama 24 jam hingga naskah soal siap dikirim.

Adapun pengawasan terdiri dari 3 komponen yakni perguruan tinggi, kepolisian dan Dinas Pendidikan. "Tidak sembarang orang bisa masuk ke percetakan," kata Nuh.

Dalam wawancara terpisah, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Kemendikbud Furqon mengibaratkan masuk ke percetakan naskah UN layaknya masuk ke dalam pesawat.

Furqon menjelaskan pemeriksaan yang dilakukan sebelum masuk sangat detail. Ke dalamnya dilarang membawa benda apapun ke dalam termasuk dompet, tas, bahkan sehelai kertas.

"Masuk ke percetakan lebih ketat daripada masuk bank, semacam mau masuk pesawat," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain naskah soal, kebocoran juga dicegah pada kunci jawaban. Pengamanan kunci jawaban, serupa halnya dengan naskah soal. Nuh memaparkan, nantinya kunci jawaban bisa dibeberkan, namun setelah pengoreksian lembar jawaban UN rampung.

"Kunci jawaban akan disampaikan setelah dipindai, di scan, setelah pengoreksian LJU sudah selesai semua," katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.