Kompas.com - 05/03/2015, 02:46 WIB
Penulis Latief
|
EditorLatief

Pionir

Orang-orang Belanda terkenal dengan open minded people. Di bidang pendidikan, Negara ini terbuka untuk mereka yang punya ide–ide inovatif sehingga metode pengajarannya sangat memberi ruang luas untuk menerapkan ide-ide inovatif itu.

Tak heran, ciri khas orang Belanda adalah selalu bisa memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara optimal. Sebagian besar negara ini berbatasan dengan laut dan wilayah dalamnya memiliki banyak jalur air dan danau. Tapi, orang Belanda bisa memanfaatkan situasi “kurang beruntung” itu dengan baik melalui reklamasi tanah dari air.

Cornelis Lely adalah contoh sukses mereklamasi sebagian besar wilayah Zuiderzee menjadi lahan kering. Bahkan, lahan kering terbesar di Negara itu, yaitu Flevoland, sekarang ditempati oleh sekitar 400.000 orang.

Saat ini Belanda menerapkan teknik serupa yang digunakan di Abu Dhabi untuk menciptakan pulau buatan di pesisir pantainya. Mereka juga membantu membangun tanggul yang kokoh di New Orleans.

Tak dimungkiri, Belanda sudah membuktikan diri menjadi pionir bermanfaat bagi sains dan pendidikan sebab terbukti banyak ilmuwannya menemukan hal-hal baru di dunia. Banyak pemenang Nobel di bidang fisika, kimia, ekonomi dan kedokteran lahir di Negeri Kincir Angin ini.

Ya, Belanda, Negara kecil yang “serba kekurangan” dibandingkan Indonesia itu, telah sangat sukses keluar dari segala kekurangannya. Dengan kemampuannya, mereka seolah tak mau disebut kecil dan lemah di panggung internasional, dan itu sudah mereka buktikan.

Seperti kata legenda sepakbola dunia asal Belanda, Johan Cruyff, "Every disadvantage has its advantage". Setiap kelemahan ada keuntungannya sendiri, ada kelebihan yang bisa dicapai. Apakah kita bisa seperti Belanda? 

Baca juga: "Kebangetan" Kalau Tak Mengambil Beasiswa ke Belanda Ini!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.