Kompas.com - 07/11/2016, 06:07 WIB
Sekitar 28 perguruan tinggi asal Belanda hadir dalam acara Dutch Placement Day 2016 di Erasmus Huis, Jakarta, Jumat (4/11/2016). KOMPAS.com/CAHYU CANTIKASekitar 28 perguruan tinggi asal Belanda hadir dalam acara Dutch Placement Day 2016 di Erasmus Huis, Jakarta, Jumat (4/11/2016).
|
EditorPalupi Annisa Auliani

"Melalui Youth Writing Competition ini kami ingin memotivasi anak-anak supaya terbiasa menulis dan menuangkan ide dalam bahasa Inggris," ucap Education Promotion officer Nuffic Neso Indonesia, Inty Dienasari, yang ditemui Kompas.com di lokasi dan acara yang sama.

Khusus surat motivasi, DPD 2016 juga menggelar seminar tersendiri. Surat ini memang umumnya merupakan salah satu bagian penting untuk melamar beasiswa atau mendaftar ke perguruan tinggi.

(Baca juga: Cek Ulang, Melamar Kuliah ke Belanda Perlu Apa Saja?)

"Selain menguji kemampuan bahasa Inggris, saya tertantang untuk berpikir kritis dan mandiri menuangkan gagasan tentang pendidikan di luar negeri," kata salah seorang peserta lomba, Afifah, yang saat ini masih duduk di bangku sekolah menengah atas di Bekasi, Jawa Barat.

Pemenang lomba mendapat satu hadiah utama berupa tiket penerbangan pulang-pergi Jakarta-Belanda. Bersama tiket tersebut, pemenang juga menerima sejumlah uang saku, yang menurut Inty dapat dipakai untuk lebih kurang tiga hari berkeliling kota-kota di Belanda.

Terlepas sampai ada lomba tersebut, rata-rata pengunjung yang datang ke DPD 2016 memang benar-benar menggali informasi. Sebagian dari mereka sudah membawa serta sejumlah berkas persyaratan.

Di antara mereka, misalnya, ada Natasha (24 tahun). Menggenggam banyak brosur universitas di tangan, dia mengaku sedang mencari perguruan tinggi untuk melanjutkan studi pascasarjananya (S2).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya mau melanjutkan S2 bidang Diplomasi. Lagi cari tahu tentang kecocokan jurusan, biaya, dan intake (tanggal mulai kuliah). (Hal-hal) ini kan penting (diketahui)," ujar Natasha.

Kompas.com juga sempat berbincang dengan Silvi (23 tahun). "Saya sudah tanya-tanya ke tiga universitas yang saya mau," ujar dia yang mengaku punya rencana melanjutkan studi pascasarjana (S2) jurusan Psikologi Industri dan Organisasi di Belanda.

Bakker pun menyebutkan, kualitas pelajar yang datang mencari informasi seputar perkuliahan di Belanda lewat acara ini sudah lebih meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Mereka (pelajar) sudah lebih terinformasi sehingga sudah tahu apa yang mereka mau, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya," kata Direktur Nuffic Neso Indonesia, Mervin Bakker, kepada Kompas.com, Jumat (4/11/2016).

Menurut Bakker, Bahasa Inggris peminat kuliah ke Belanda yang mendatangi pameran, sudah lebih mumpuni. Demikian pula untuk pengetahuan dasar seputar perkuliahan dinilai sudah semakin matang pula.

Seru bukan? Demi cita-cita kuliah di Belanda, tentu saja....


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.